Lombok Post
Praya

Pemkab Loteng Bagikan 219 Ekor Sapi

TERIMA BANTUAN: Para peternak sapi di Dusun Lintek Desa Beleke, Praya Timur Lombok Tengah saat menerima bantuan ternak sapi, kemarin (12/10). dedi/Lombok Post

PRAYA-Para peternak sapi di Lombok Tengah (Loteng), akhirnya bisa tersenyum. Itu setelah, mereka mendapatkan bantuan ternak sapi dari Pemkab. Jumlahnya, ada 219 ekor. 195 ekor diantaranya berjenis kelamin betina dan 24 jantan.

a�?Alhamdulillah. Baru kali pertamanya, kami menerima bantuan semacam ini,a�? kata Suardi Gazali, ketua Kelompok Ternak Pade Jujur Dusun Lintek Desa Beleke, Praya Timur, kemarin (12/10).

Usulan bantuan itu sendiri, bebernya dilayangkan sejak tahun 2016 lalu. Beberapa kali, ia dan anggota kelompok ternak mendatangi Dinas Pertanian (Dispertan). Karena, informasi berkembang Pemkab LotengA� akan menggelontorkan bantuan ternak, berbasis masjid. a�?Ternyata, benar juga,a�? cetusnya sembari tersenyum.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Loteng Lalu Iskandar menjelaskan, program bantuan yang satu itu, diberikan kepada para kelompok tani, bukan perorangan, bukan pula atas nama aparatur pemerintah desa. Lokasinya pun, sudah ditentukan dan ditetapkan berdasarkan hasil survei dan dokumen proposal.

Mereka yang menerima tersebut, beber Iskandar tersebar di 21 desa di sembilan kecamatan. Meliputi, Desa Tumpak, Rambitan, Pengengat dan Desa Sukadana, di wilayah Pujut. Desa Beleke dan Desa Kidang, Praya Timur. Kemudian, Desa Jago dan Mekar Damai, di wilayah Praya.

Berikutnya, Desa Lekor, di Janapria, Desa Kopang Rembiga dan Desa Muncan, di wilayah Kopang. Lalu, Desa Presak dan Desa Bujak, di Batukliang. Desa Aik Berik, Karang Sidemen, Teratak dan Desa Setiling, Batukliang Utara (BKU).

Selanjutnya, beber Iskandar Desa Jelantik, Barejulat dan Desa Nyerot, di Jonggat. Terakhir, Desa Sintung, di wilayah Pringgarata. a�?Insya Allah, desa lain akan diberikan juga. Menunggu giliran dan usulan,a�? ujarnya.

Ia menerangkan, bantuan ternak sapi itu diberikan secara cuma-cuma. Dengan catatan, bantuan bersifat bergulir dan berbagi. Begitu, ternak sapi memiliki anak, maka sapi diberikan ke anggota kelompok berikutnya. Peternak pun dikenakan biaya asuransi.

Nilainya, kata Iskandar sebesar Rp 40 ribu per ekor sapi. a�?Sebenarnya Rp 200 ribu per ekor sapi. Tapi, kita subsidi sebesar Rp 160 ribu per ekor sapi,a�? ujarnya.

Tujuan asuransi tersebut, tambah Iskandar untuk menjaga kemungkinan sapi mati. Jika itu yang terjadi, maka akan diganti dengan sapi baru, dari asuransi yang dimaksud. a�?Semoga bermanfaat,a�? katanya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost