Lombok Post
Headline Metropolis

Syukron Syekh al-Ausy

DISAMBUT HANGAT: Imam Besar Masjidilharam Syeikh Abdurahman Al-Ausy, mendapatkan sambutan hangat di Lombok Tengah, kemarin (13/10). Syeikh Abdurahman Al-Ausy mengimami Salat Jumat di Masjid Agung, Praya, Lombok Tengah. dedi/Lombok Post

PRAYA-Istighotsah dan tabligh akbar di Lombok Tengah benar-benar istimewa. Imam Besar Masjidilharam Syeikh Abdurahman al-Ausy hadir langsung memberi tausiah.

Syeikh al-Ausy, begitu Imam Besar Masjidilharam ini karib disapa, juga mengimami Salat Jumat dan salat lima waktu di Masjid Agung Praya, Lombok Tengah yang menjadi tempat istighotsah dan tablig akbar.

Ribuan jamaah seakan tumpah di Masjid Agung Praya. Mereka ingin merasakan nikmatnya menunaikan ibadah Salat Jumat dan salat lima waktu dengan diimami Imam Masjidilharam. Mereka yang pernah ke Tanah Suci juga berbondong-bondong datang karena perasaan rindu akan lantunan merdu ayat-ayat Suci Alquran dalam salat yang khusyuk.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Syeikh al-Ausy hadir di Praya didampingi ulama kondang tanah air ustad Yusuf Mansyur.

Dalam tausiahnya di hadapan ribuan jamaah istighotsah dan tablig akbar sebelum Salat Jumat, Syeikh al-Ausy begitu bergembira bisa bertemu umat Muslim di Lombok Tengah. Terlebih di tengah kegembiraan umat Muslim di Gumi Tatas Tuhu Trasna yang tengah merayakan ulang tahun daerah.

Namun, di tengah segala kegembiraan, Syeikh al-Ausy mengingatkan agar umat manusia pandai-pandai mensyukuri nikmat Allah SWT.

Jika memiliki mobil, motor, rumah atau harta benda, maka hal itu wajib disyukuri. Allah pun pasti akan melipatgandakan dan mencukupi. Sebaliknya, jika mengeluh, maka yang ada hanya merasa kekurangan saja. Padahal, lebih dari cukup.

“Kita pun, tidak lepas dari ujian dan cobaan. Namun, itu untuk mengingatkan kita untuk bersyukur,” ujar Syeikh al-Ausy yang pernyataannya disampaikan melalui penerjemah.

Selepas mengimami Salat Jumat dan memberi Tausiah, Syeikh al-Ausy juga mengimami seluruh rangkaian salat lima waktu di Masjid Agung. Mulai dari Salat Ashar, Magrib, Isya, hingga Salat Subuh tadi.

Secara khusus tadi malam, pukul 03.00 Wita, digelar pula Salat Tahajjud berjamaah. Seluruh pegawai negeri lingkup Pemkab Lombok Tengah diwajibkan hadir dalam Salat Tahajjud berjamaah tersebut yang juga diimami Syekh al-Ausy. Salat Tahajjud tersebut diawali dengan kumandang Azan pada pukul 03.00 Wita.

A�Rencananya, hari ini pukul 15.30 Wita, Syeikh al-Ausy akan meninggalkan Lombok untuk ke Surabaya, lalu ke Jakarta dan terus ke Bandung di Jawa Barat.

Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT mengakui bahwa pihaknya sungguh bersyukur bisa mendatangkan Imam Besar Masjidilharam ke Lombok Tengah. Mengingat jadwal Syekh al-Ausy yang begitu padat, menjadikan hal tersebut tak mudah.

Itu mengapa di hadapan ribuan jamaah yang membanjiri Masjid Agung Praya kemarin, pria asal Desa Bodak tersebut meminta jamaah benar-benar memanfaatkan kesempatan langka tersebut. Caranya, mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemkab. Termasuk turut serta menunaikan salat waktu berjamaah di Masjid Agung.

Terkait diwajibkannya seluruh PNS lingkup pemkab hadir, kata Bupati Suhaili adalah kebijakannya. Para PNS diminta beritikaf dan membaca ayat-ayat Alquran. Kemudian berzikir dan berdoa hingga merenung hingga Salat Tahajjud berjamaah. Harapannya, kembali ke fitrah.

Pesan yang bisa dipetik dari kegiatan tersebut, kata Suhaili agar para abdi negara memperbaiki, meningkatkan dan menambah semangat kerja. Harus menjadi pelayan masyarakat. Bukan dilayani. Namanya saja, satuan kerja pelayan masyarakat. Bukan satuan kerja perangkat daerah.

Rencananya, pada Minggu besok, di Lombok Tengah akan hadir pula Ustad Solmed dan band religi Debu. Akan digelar kembali tabligh akbar dan dipusatkan kembali di Masjid Agung.

Sementara itu, Direktur Muhsini Tour and Travel NTB H Ahmad Muharis yang turut andil atas kedatangan Imam Besar Masjidilharam mengungkapkan bahwa kedatangan Syeikh Al-Ausy berawal dari komunikasi dengan Ustad Yusuf Mansur. Saat itu, Ustad Yusuf Mansur sedang menunaikan ibadah haji.

Awalnya, lanjut Muharis Ustad Yusuf Mansur merasa pesimis, karena untuk mendatangkan Syeikh Al-Ausy tidak gampang. Terlebih, Syeikh Al-Ausy sulit ditemukan di kediamannya. Saat undangan disampaikan, Syeikh Al-Ausy tengah berada di Maroko.

“Alhamdulillah, atas izin Allah beliau akhirnya bisa bertemu dengan kita semua di Masjid Agung,” kata Muharis. (dss/JPG/r8)

 

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost