Lombok Post
Headline Tanjung

BPBD Siapkan Solusi Jangka Panjang Atasi Krisis Air Bersih di Lombok Utara

TUNGGU AIR BERSIH: Dua orang warga di Desa Sokong saat menunggu air bersih selesai disalurkan petugas BPBD Lombok Utara dari truk tangki ke bak penampungan, beberapa waktu lalu. DOK/LOMBOK POST

TANJUNG-Setiap tahun sejumlah wilayah di Lombok Utara selalu menjadi langganan kekeringan. Dampaknya, sejumlah wilayah itu mengalami krisis air bersih. Untuk itu, BPBD Lombok Utara pun akan menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi kekeringan ini.

a�?Kita sudah rakor (rapat koordinasi) dengan sejumlah SKPD seperti Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan PDAM untuk menentukan penanganan jangka pendek dan jangka panjangnya,a�? ujar Kepala BPBD Lombok Utara Iwan Maret Asmara.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Menurut Iwan, langkah jangka panjang penanganan kekeringan sangat penting untuk ditentukan. Karena setiap tahun beberapa daerah di Lombok Utara mengalami krisis air bersih sebagai dampak dari kekeringan. a�?Kalau langkah jangka pendek sudah dilakukan BPBD dengan droping air bersih ke titik-titik kekeringan,a�? katanya.

Ditambahkan Iwan, penanganan jangka pendek dengan droping air bersih sampai sekarang masih terus dilakukan. Bahkan pemprov juga akan menyalurkan bantuan 500 tangki air bersih ke Lombok Utara untuk penanganan jangka pendek ini. a�?Sampai sekarang masih droping air bersih. Kecamatan Kayangan dan Bayan yang masih tinggi permintaan air bersihnya,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan, untuk langkah jangka panjang, ke depan akan dilakukan sejumlah instansi. Masing-masing instansi memiliki program tersebut misalnya PDAM dengan SPAM dan pengembangan perpipaan.

a�?Kalau BPBD nanti akan melakukan penempatan dan pemasangan sumur bor. Tapi sebelumnya kita akan studi dulu agar penempatan sumur bor sesuai sasaran dan tidak sia-sia,a�? pungkasnya.

Terpisah, anggota Komisi III DPRD Lombok Utara Artadi mendukung rencana BPBD yang akan menyiapkan langkah penanganan jangka panjang kekeringan ini. Karena selama ini solusi yang dilakukan BPBD untuk kekeringan hanya langkah penanganan cepat seperti droping bantuan air bersih. a�?Bila perlu BPBD yang sepenuhnya menangani kekeringan di Lombok Utara. Kita dorong BPBD yang menangani jangka pendek dan panjangnya,a�? katanya.

Menurut Artadi, BPBD juga perlu berkoordinasi dengan PDAM, khususnya untuk penyediaan perpipaan dari mata air ke rumah-rumah warga. Karena saat ini banyak mata air namun tidak ada sarana pipa sehingga warga harus mengalami krisis air bersih. (puj/r7)

 

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost