Lombok Post
Kriminal

Jangan Mudah Tergiur Motor Murah

BELI MOTOR MURAH: Mh, 40 tahun ditangkap polisi karena diduga membeli motor curian seharga Rp 2,5 juta. Akibatnya, pria asal Sekotong ini terancam hukuman penjara selama 4 tahun. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Akibat membeli motor dengan harga miring, Mh harus mendekam di sel tahanan. Motor yang ia beli dari pamannya sendiri, ternyata merupakan barang curian. Nomor mesin dan rangkanya sesuai dengan laporan polisi terkait curanmor di Polres Mataram, Maret lalu.

Penangkapan Mh, dilakukan Tim Opsnal Satreskrim Polres Mataram, Selasa (24/10). Pria 40 tahun ini ditangkap di depan Polsek Lembar, Lobar. Dia dituding sebagai penadah motor hasil curian.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, sebelum menangkap pelaku, tim telah melakukan penyelidikan dalam beberapa bulan terakhir ini. Hingga pada Selasa (24/10), didapatkan informasi adanya seseorang yang diduga pelaku curanmor, turun dari gunung di Sekotong.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kabar itu ditindaklanjuti dengan pengintaian di Kecamatan Lembar, Lobar, untuk memantau target.

“Ada informasi pelaku curanmor berangkat dari Sekotong, jadi tim reskrim langsung menuju ke sana,” kata Muhammad, kemarin (26/10).

Sekitar pukul 16.00 Wita, polisi melihat Mh melintas dengan motor Honda Vario. Ciri-cirinya sesuai dengan informasi yang diterima petugas. Karena itu, polisi langsung melakukan penghadangan dan memeriksa surat kendaraan.

Mh rupanya tidak mampu menunjukkan dokumen yang diminta polisi. Kecurigaan petugas semakin kuat saat mencocokkan nomor mesin dan rangka kendaran yang di bawa Mh, dengan laporan kehilangan motor di Polres Mataram.

“Ternyata benar. Motor itu juga masuk dalam laporan polisi Maret lalu,” ujar mantan Kapolres Sumbawa ini.

Selanjutnya, polisi membawa pelaku ke Polres Mataram. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku tidak mencuri motor itu. Dia membelinya dari seseorang dengan inisial AN.

Transaksi jual beli motor itu, dilakukan sekitar 6 bulan lalu. Mh tak mencurigai jika itu merupakan motor curian, sebab AN merupakan pamannya sendiri.

“Pelaku beli Rp 2,5 juta, itu sekitar enam bulan lalu,” ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya, polisi menjerat Mh dengan Pasal 480 KUHP. Pria asal Sekotong ini terancam hukuman paling lama selama empat tahun penjara.(dit)

 

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost