Lombok Post
Metropolis

Bunga Bangkai Muncul Lagi di Turida

LANGKA: Munaip menunjukan spesies Bunga Bangkai yang tumbuh di depan rumahnya, di Lingkungan Turida Barat, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Jumat (27/10). Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAMa��Amorphos Phallos atau bunga bangkai kembali ditemukan tumbuh di Kota Mataram. Bunga bangkai ini ditemukan bersemi di dekat rumah Munaip, warga Lingkungan Turida Barat, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Munaip menuturkan awal dia melihat tumbuhan langka itu tumbuh di halaman rumahnya, saat hendak menjemur pakaian. a�?Saya cium, kok ada bau tidak enak,a�? ujar Munaip.

Setelah mengamati sekeliling bau busuk itu ternyata datang dari bunga yang mekar tak jauh dari tempatnya berdiri. Tanaman yang juga disebut lombos dalam Bahasa Sasak ini, akhirnya menarik perhatian warga sekitar.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Banyak yang datang hanya untuk foto-foto,a�? terangnya.

Bunga ini termasuk tanaman langka. Tumbuh di suhu dan kontur tanah tertentu. Namun seiring masifnya pembangunan, secara langsung berpengaruh terhadap kelembaban kawasan. Sehingga tanaman ini sebenarnya sulit untuk tumbuh di sekitar Kota Mataram.

a�?Tumben tumbuh di sini. Kemarin ada yang nawar kalau panjangnya sudah sampai 1 meter mau dibeli Rp 150 ribu,a�? imbuhnya.

Namun Munaip mengaku ingin tetap membiarkan tanaman itu tumbuh besar di halamannya. Bahkan belakangan tumbuh lagi satu bunga namun masih sangat muda.

a�?Mau saya jadikan bunga hias,a�? terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Mutawalli mengaku tertarik ingin melihat langsung kondisi bunga itu. Ia memastikan lagi informasi yang didapat apakah itu benar-benar bunga bangkai atau tidak.

Pada dasarnya, dinas pertanian juga melakukan konservasi terhadap berbagai jenis tanaman. Termasuk tanaman langka. Ia bahkan berharap bisa merekayasa agar tumbuhan itu bisa lebih banyak tumbuh.

a�?Kalau habitatnya cocok, bukan tidak mungkin kita melakukan konservasi,a�? tegasnya.

Tapi sepengetahuannya tanaman itu tidak bisa sembarangan tumbuh. Ia butuh kondisi suhu dan tingkat kelembaban cuaca yang sesuai agar bisa tumbuh besar dan setiap tahun bisa ditemukan di tempat yang sama.

a�?Dulu kan pernah ada bunga bangkai, tetapi bukan yang spesies bunga bangkai seperti yang di bengkulu itu (rafflesia arnoldi). Saya rasa bunga-bunga seperti ini harus kita perhatikan, kalau memungkinkan kita lestarikan,a�? tandasnya. (zad/r3)

 

Berita Lainnya

Kekayaan Tersembunyi Pantai Penghulu Agung Ampenan

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost