Lombok Post
Metropolis

Disdag Kota Mataram Kembali Turun ke SPBE

MENGAWASI: Tim Dinas Perdagangan Kota Mataram saat melakukan pengawasan di PT Delta Adiguna, Dasan Cermen, kemarin (1/11). THEA/LOMBOK POST

MATARAMa��Pengawasan terhadap tabung elpiji kembali dilakukan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Dasan Cermen milik PT Delta Adiguna. Jika pada Senin (30/10) lalu, Disdag melakukan pengecekan administrasi, kali ini Disdag memerika alat ukur elpiji.

a�?Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kecurangan,a�? kata Kepala Bidang Kemetrologian Dinas Perdagangan Kota Mataram Taufiqurahman pada Lombok Post. Dia menjelaskan, pemeriksaan terhadap alat ukur elpiji dilakukan bersama tiga penera dan dua pengamat tera.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” post_type=”portfolio” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan selama dua jam. Pihaknya memeriksa lebih dari 25 sampel elpiji dengan ukuran tabung 12 kilogram.

a�?Pemeriksaan berjalan lancar. Bahkan isi tabung elpiji yang kami cek ternyata lebih banyak dari ketentuan sehingga menguntungkan konsumen,a�? ungkapnya. Misalnya untuk tabung berukuran 12 kilogram, saat ditimbang ternyata beratnya berada di atas 12 kilogram.

Dia mengungkapkan, berdasarkan aturan, isi tabung gas elpiji tidak boleh kurang dari 150 gram dari ketentuan. Namun ternyata setelah diukur, isi tabung gas ternyata lebih banyak dari ketentuan isinya.

a�?Ini seperti bentuk bonus untuk para konsumen. Tapi saya yakin tidak merugikan pengusaha,a�? tandasnya. (cr-tea/r3)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost