Lombok Post
Headline Sumbawa

Rp 24 Miliar untuk Air Bersih dan Sanitasi

DAPAT BANTUAN : Bupati Sumbawa Barat H Musyafirin (kanan) saat menandatangani perjanjian hibah air bersih dan sanitasi di Jakarta, kemarin. Faruk/RADAR SUMBAWA

TALIWANGa��Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat kembali mendapat dukungan anggaran untuk menuntaskan program air bersih dan sanitasi. A�Total anggaran yang diterima melalui hibah AUSAID untuk dua program ini mencapai Rp 24 miliar.

Bupati Sumbawa Barat H Musyafirin menandatangani perjanjian hibah untuk air bersih dan sanitasi di Jakarta, Rabu (1/11). Penandatanganan itu disaksikan langsung Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI.

a�? Alhamdulillah kita kembali dapat bantuan,a��a�� kata bupati, kemarin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” post_type=”portfolio” taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Bupati menjelaskan, untuk air bersih, Pemda KSB mendapat dukungan anggaran Rp 4,5 miliar. Sementara untuk sanitasi, KSB mendapat Rp 19,5 miliar.

a�?a��Total anggaran yang kita dapat dari hibah ini Rp 24 miliar. Dan ini akan digunakan untuk menuntaskan masalah air bersih dan penguatan sanitasi di KSB,a��a�� jelasnya.

Diakuinya, hibah anggaran untuk air bersih dan sanitasi ini merupakan yang kedua kalinya diterima Pemda KSB. Sebelumnya di tahun 2017, untuk air bersih KSB mendapat dukungan anggaran Rp 3,5 miliar. Sementara untuk sanitasi Rp 18 miliar.

a�?a��Sekarang anggaran hibah untuk kita naik. Tentunya ini akan kita gunakan secara maksimal untuk menuntaskan dua masalah tadi,a��a�� ujarnya.

Saat penandatangan perjanjian hibah ini, bupati didampingi Dirut PDAM KSB Bambang dan Kabid Anggaran Suhadi. Bupati mengaku, peningkatan anggaran hibah terutama untuk air bersih dan sanitasi ini tidak lepas dari keberhasilan Pemda KSB melaksanakan program itu sebelumnya. Salah satunya mengenai sanitasi, dimana KSB berhasil menuntaskan masalah sanitasi melalui program jambanisasi. Program yang dilaksanakan melalui gotong royong itu berhasil menjadikan KSB sebagai satu-satunya kabupaten di luar Pulau Jawa yang tuntas buang air besar.

Program itu kemudian mendapat dukungan hibah anggaran senilai Rp 18 miliarA� yang diperuntukkan bagi penguatan jamban dan septic tank. Dari angaran itu, melalui instrumen gotong royong, KSB berhasil menuntaskan peningkatan kualitas jamban sebanyak 5.359 unit yang tersebar di seluruh wilayah KSB.

a�?a��Mudah-mudahanA� dengan anggaran ini, pelayanan kebutuhan dasar masyarakat bisa kita tuntaskan,a��a�� pungkasnya. (far/r4)

 

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost