Lombok Post
Headline Metropolis

Langganan Air, yang Keluar Angin!

KELUAR ANGIN: Samidah membuka keran air PDAM di rumahnya, tapi tak ada air yang keluar, Kamis (2/11). Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAM-Sudah hampir satu bulan lamanya, air dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Giri Menang di Lingkungan Lendang Lekong, Kelurahan Turida, Sekarbela tidak pernah mengalir normal. Warga hanya mendapati air mengalir pada tengah malam.

a�?Baru datang jam 12 sampai jam 1,a�? kata Rondi salah satu warga, Lendang Lekong.

Bahkan Rondi menyebut kondisi ini sudah lebih dari satu bulan. Anehnya pengaduan ke petugas tidak pernah membuahkan hasil. Air tetap kering kerontang bila keran dibuka pada siang hari.

a�?Ini kota loh,a�? cetusnya kesal.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” post_type=”portfolio” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia menyesalkan tidak ada pemberitahuan yang lebih spesifik apa yang menjadi penyebab air tidak pernah mengalir di waktu dibutuhkan. Sedangkan di kawasan yang permukaan tanahnya lebih cekung air mengalir dengan lancar.

a�?Kalau di sana yang tanahnya agak bawah airnya lancar. Tapi di sini, jam 12 malam saja baru ada. Memang kita mau masak, mandi jam 12 malam?a�? sindirnya.

Ia bahkan mengklaim tidak ada persoalan dengan pembayaran air yang dilakukan. Tetapi kepatuhan dirinya dan beberapa warga lain, tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik. a�?(Kalau kami pernah nunggak) Dong dicabut PDAM,a�? cetusnya.

Kepala Lingkungan Lendang Lekong Samidah membenarkan warganya dalam satu bulan terakhir kesulitan mengakses air bersih. a�?Kita beli angin aja ini,a�? sesal Samidah, sembari membuka keran air PDAM yang tidak mengeluarkan air setetes pun.

Rodi, warga lainnya mengaku kalau air baru mengalir di tempatnya saat tengah malam. Sedangkan saat itu, semua warga sudah beristirahat untuk keesokan harinya bekerja. a�?Bahkan saya lihat di sebagian warga Turida juga begitu,a�? imbunya.

Beberapa warga sudah ada yang melapor. Tetapi penjelasan yang diberikan tidak memuaskan. Seperti alasan ada perbaikan saluran. a�?Tetapi kalau memang ada perbaikan, harusnya sudah nyala (mengalir, Red), tapi sampai sekarang mana ada,a�? keluhnya.

Ia dan beberapa warga lain seperti langganan air bersih, tapi isinya angin. Sejumlah keluhan yang disampaikan, tidak pernah ditindak lanjuti dengan perbaikan. Warganya pun acap kali pontang-panting mencari pengganti air bersih dari PDAM.

a�?Air sumur juga sudah banyak yang mengering, tinggal mengandalkan dari air sumur bor. Makanya warga ada yang pergi ke masjid hanya untuk penuhi kebutuhan air bersih,a�? terangnya.

Direktur PDAM Giri Menang HL Ahmad Zaini saat coba dihubungi nomor kontaknya, tidak menjawab panggilan hingga berita ini diturunkan. Belum diketahui apa penyebab pasti warga Lendang Lekong kesulitan air bersih. Begitu juga apakah ada penurunan volume debit air, karena kemarau panjang kemarin. (zad/r5)

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost