Lombok Post
Praya

Insentif Guru Cuma Rp 100 Ribu

BAGI-BAGI SK: Para guru honorer, saat menerima SK Bupati, di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya Lombok Tengah, kemarin (3/11). dedi/Lombok Post

PRAYA-2.867 Guru Tidak Tetap (GTT) di Lombok Tengah (Loteng), akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) Bupati. Dokumen tersebut, sebagai dasar diberikannya insentif sebesar Rp 100 ribu per bulan per orang. Sekaligus, syarat pengajuan sertifikasi.

a�?Alhamdulillah,a�? kata Junaidi, salah seorang GTT kepada Lombok Post, kemarin (3/11) sembari mengantre pembagian SK di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” post_type=”portfolio” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Pria yang mengajar di SDN Tibu Sisok Desa Loangmaka, Janapria tersebut mengatakan, jika berbicara pengabdian, guru honorer tidak mengenal waktu. Padahal, mereka tidak memiliki penghasilan tetap.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng H Sumum menjelaskan, pembagian SK Bupati dilaksanakan secara masal hari ini (Jumat, kemarin). Para guru bersangkutan pun, berurusan dengan masing-masing UPT. Secara simbolis, sudah digelar pada 30 September lalu, oleh Bupati HM Suhaili FT, Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri dan Sekda HM Nursiah.

SK tersebut, terangnya ditetapkan pada 28 Agustus 2017, perihal pengangkatan guru tetap non Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada jenjang TK, SD dan SMP. Dokumen itu pun, akan menjadi penting, karena sebagai salah satu syarat pengajuan tunjangan sertifikasi.

a�?Dulu, kita terbitkan SK yang sama. Tapi, pembiayayaannya dari BOS. Kalau sekarang dari APBD,a�? kata mantan Kabid Dikdas Dikpora Loteng tersebut.

Ia menekankan, SK sebelumnya pun, dinyatakan tidak berlaku lagi, setelah diterbitkan SK terbaru. Syarat mendapatkan SK tersebut yaitu, pengabdiannya minimal dua tahun, aktif mengajar dan tugas lain-lainnya di sekolah. Untuk mengetahui, Disdik menurunkan tim dari UPT, guna melakukan verifikasi faktual.

a�?Jadi, tidak semua guru honorer yang menerima SK bupati,a�? ujarnya.

A�Kendati demikian, pihaknya menyerukan agar, mereka tersebut tetap menunjukkan kinerja maksimal. Begitu pula, yang sudah menerima SK. Jangan kemudian, menjadikan bermalas-malasan. a�?Mohon ini diingat baik-baik,a�? seru Sumum.(dss/r2)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Hujan Datang, Longsor Mengancam

Redaksi LombokPost

Anggaran Tidak Terduga Tetap Tersedia

Redaksi LombokPost

PAD Bocor, Pemkab Libatkan BPK

Redaksi LombokPost