Lombok Post
Bima - Dompu

Aji Man Pantau Kondisi Sungai Jatiwangi

TINJAU: Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin meninjau kondisi sungai di lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Jatiwangi, kemarin. Niko/Radar Tambora

KOTA BIMA- Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin bertemu perwakilan warga dari Kecamatan Asakota, Mingu (5/11). Dalam pertemuan di kediamannya tersebut berbagai sapirasi disampaikan warga.

Seperti yang disampaikan perwakilan RT dari lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Jatiwangi. Warga mengharapkan pembangunan drainase karena di lingkungan mereka tidak ada drainase.

Akibat tidak adanya drainase, ketika hujan dan banjir masuk lingkungan, air sulit dikeringkan. Air hilang karena diserap tanah dan menguap karena panas. A�Proses alami itu memakan waktu lama.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Apa yang sampaikan warga ini langsung ditindaklanjuti Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin. Orang nomor dua di Kota Bima ini langsung turun ke lapangan untuk mengecek aspirasi warga itu.

Di lokasi tersebut dia mendapati lingkungan tersebut tidak memiliki drainase utama. Hanya ada saluran kecil yang menuju ke sungai.

a�?Memang tidak ada saluran air di sini,a�? kata pria yang akrab disapa Aji Man ini saat mengecek kondisi di Lingkungan Mekar Baru, kemarin.

Untuk mengurai air di pemukiman harus ada drainase induk yang terhubung ke drainase lingkungan. Sehingga air di permukiman warga bisa dengan cepat surut. Untuk itu dia mengaku akan membangun drainase besar di tepi jalan lintas Melayu a�� Kolo. Drainase itu akan bermuara ke laut terdekat.

a�?Kalau bisa tahun ini kita buatkan dulu salurannya. Tahun depan dikerjakan,a�? tegasnya.

Aji Man mengusulkan dibuatkan pintu air di tiga drainase yang membuang ke sungai. Pintu air ini dimaksudkan ketika air sungai naik, petugas bisa menutupnya agar mencegah air masuk permukiman.

a�?Kalau banyak genangan air di permukiman warga, pintunya bisa dibuka. Sehingga air yang menggenang bisa mengalir ke sungai,a�? katanya.

Kabit Bina Marga Dinas PUPR Kota Bima Agus Salim A�mengatakan, saluran air akan dikerjakan tahun depan. Saluran itu masuk satu paket dengan pemeliharaan jalan Melayu a�� Kolo.

a�?Kalau mau digali sekarang akan jelek, kasihan juga warga akan terganggu lalu lintasnya. Sebab jalan depan rumah mereka digali,a�? katanya. (nk/r4)

 

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara