Lombok Post
Bima - Dompu Headline

Jelang Pilkada Bima, Lutfi a�� Ferri Borong Delapan Parpol

KONPERS : Koalisi Lutfer yang diwakili pimpinan partai saat konferensi pers di Penatoi, kemarin. Konferensi ini fokus menyorot Gerindra yang mulai “goyang”. ATINA/RADAR TAMBORA

KOTA BIMA – Koalisi pengusung pasangan Lutfi – Ferri (Lutfer) menggelar konferensi pers mengumumkan delapan partai yang tergabung dalam koalisi. Yang mengejutkan, dari delapan partai pendukung tersebut, satu diantaranya Gerindra.A�Padahal beberapa kali Gerindra menyatakan belum final mendukung pasangan ini.

a�?Meski secara de jure belum ada SK, tapi secara de facto sikap Gerindra jelas yaitu masuk dalam koalisi Lutfer,a�? tegas Irfan, yang mewakili PAN.

Delapan partai A�yang masuk dalam koalisi pendukung bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota Bima ini, yakni PKPI, Hanura, PKB, PPP, PBB, Golkar, PAN dan Gerindra. Irfan memastikan, partai yang tergabung dalam koalisi Lutfer tidak akan mengubah sikap politiknya. Karena sudah melalui proses panjang dan ketetapan DPP partai masing-masing.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Termasuk Gerindra, yang beberapa pekan terakhir selalu bermanuver dengan pernyataan ketua DPC Gerindra yang menyatakan Gerindra bisa ke bakal calon lain.

Ketua DPC Hanura Casman membeberkan proses terbentuknya koalisi Lutfer yang sejak awal diikuti oleh delapan partai, termasuk Gerindra. Sehingga, jika ada pernyataan yang berbeda saat ini, maka itu menjadi pernyataan pribadi bukan sikap politik sebuah partai.

a�?Mungkin SK dari Partai Gerindra itu sedang minum kopi, makanya telat. Kami pastikan, Gerindra bersama kami,a�? tegasnya.

Wakil PKPI Syafrudin berharap tidak ada lagi pernyataan perorangan atau pribadi dari delapan parpol yang sudah melakukan kesepakatan. Penegasan yang dilakukan koalisi dalam konferensi pers, agar tidak ada lagi manuver-manuver oleh parpol. Baik secara pribadi atau atas nama partai.

Gerindra memang menjadi tema khusus dalam pertemuan ini, karena partai berlambang Garuda tersebut dianggap kerap membuat pernyataan politik bersifat subjektif. Sehingga menimbulkan banyak opini di masyarakat.

a�?Kami merasa perlu lakukan penegasan atas sikap delapan partai pengusung,a�? pungkas Irfan. (tin/r4)

 

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost