Lombok Post
Headline Politika

Gede Sakti Tak Bergantung Ali BD

KUMPULKAN KTP: Aktivitas pengumpulan KTP yang dilakukan Pemuda NW untuk mendukung Gede Sakti maju dalam Pilgub NTB 2018, kemarin. Tim Gede Sakti for Lombok Post

SELONG-A� HL Gede M Ali Wirasakti Amir Murni A�menunjukkan keseriusannya maju dalam Pilgub NTB 2018. Pria yang akrab disapa Gede Sakti itu disibukkan atas aksi penggalangan KTP.

a�?Target kami sampai dengan pekan depan terkumpul sesuai kebutuhan,a�? kata Ketua Pemuda NW Anjani Zainul Pahmi, kemarin.

Sejak sepekan terakhir tim dan relawan sudah melakukan verifikasi dan input data. Mereka merekap, menyalin data ke form isian, dan memasukkannya dalam sistem sesuai persyaratan yang ada. KTP yang dikumpulkan dari berbagai penjuru NTB tersebut akan menjadi tiket Gede Sakti untuk bertarung di Pilgub 2018.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Kalau pengumpulan sudah jalan beberapa pekan, yang lama ini input data,a�? ujarnya.

NW, kata Pahmi, sangat solid mendukung Gde Sakti. Dia bahkan mengklaim, jumlah yang dikumpulkan sudah melebihi syarat sekitar 330 ribu KTP yang diperlukan.

a�?Kalau hanya bawa KTP saja, sekarangpun bisa kami bawa satu kontainer,a�? katanya sesumbar.

Posisi yang diambil Gade Sakti adalah wakil gubernur. Namun mengenai gubernur yang didampingi, hingga kini lembar isian tersebut masih dikosongkan.

a�?Yang pasti kami mengumpulkan untuk Gede Sakti, bukan calon lain,a�? tegasnya.

Gede Sakti, kata dia, tidak terpaku dengan siapapun. Terkait kabar dia yang tengah mengupayakan berpasangan dengan HM Ali BD, ia tak menampiknya. Namun jika tak dengan Ali, ada nama Prof H Sunarpi yang juga menjadi opsi lain.

a�?Kami tak tergantung dengan siapapun, yang pasti KTP lengkap, Sakti bisa dengan Ali atau Sunarpi,a�? tegasnya.

Baik Ali maupun Sunarpi memang menjadi dua kandidat yang sama-sama hendak maju menggunakan jalur independen. Keduanya hingga kini juga sama-sama belum mengumumkan pendampingnya. Jika benar Sakti juga melakukan pengumpulan KTP dengan hasil yang cukup banyak, tentunya bisa menjadi daya jualnya untuk kandidat NTB-1 yang disodori.

a�?Sakti punya kelebihan seperti massa yang jelas dan pengalaman politik yang mumpuni,a�? kata pengamat politik UIN Mataram Agus. (yuk/r4)

Berita Lainnya

22 Mei, NTB Kondusif!

Evi Buka Rahasia Foto Cantiknya

Laporan Farouk Kedaluarsa

BN KMA: Ini Kemenangan Rakyat!

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Jangan Terpengaruh Ajakan Rusuh

Ini Pesan DPW PKS NTB ke Johan dan SJP

Paloh Dorong Amin Jadi Dubes