Lombok Post
Headline Kriminal

Sepekan 1246 Warga Terjaring Operasi Zebra Gatarin 2017

PERIKSA KELENGKAPAN: Polisi Lalu Lintas Polres Mataram melakukan pemeriksaan terhadap pengendara, saat razia gabungan di depan Polres Mataram, kemarin (9/11). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Satlantas Polres Mataram mulai menertibkan penggunaan sabuk pengaman untuk pengendara roda empat, dalam operasi Zebra Gatarin tahun ini. Selama satu pekan pelaksanaan, petugas menindak 8 pengendara.

Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa mengatakan, meski tidak banyak, upaya penindakan itu bisa menjadi efek jera. Memberi kesadaran bagi pengendara mobil terkait keselamatan berkendara.

a�?Ada 8 pelanggaran yang kita tindak terkait safety belt (sabuk pengaman, Red),a�? kata Arnawa, kemarin (9/11).

Selain sabuk pengaman, Satlantas Polres Mataram mencatat sejumlah pelanggaran lainnya. Satu pekan pelaksanaan operasi Zebra Gatarin, terjadi 1246 pelanggaran. Jumlah tersebut didominasi pelanggaran surat izin mengemudi (SIM) dan penggunaan helm.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Arnawa mengatakan, ada 376 warga tidak mengantongi SIM. Adapun pengendara yang tidak memakai helm, berjumlah 360 orang.

a�?Kita juga menindak kendaraan yang kurang perlengkapannya, seperti spion dan lampu. Untuk kategori ini, ada 236 pelanggaran,a�? ujar dia.

Menurut Arnawa, masih banyak pengendara yang lalai akan keselamatannya sendiri. Ini dibuktikan dari banyaknya pelanggaran terkait penggunaan helm saat berkendara.

Pelanggaran itu, tidak saja akan mencelakakan diri sendiri. Tetapi juga pengendara lain yang sama-sama memiliki hak di jalanan.

a�?Yang tidak pakai helm memang cukup banyak, padahal itu terkait keselamatan untuk diri sendiri dan orang lain,a�? beber Arnawa.

Lebih lanjut, selama pelaksanaan operasi zebra polisi juga menindak 80 pengendara yang melanggar marka dan rambu lalu lintas. Mereka yang melanggar diberikan surat tilang elektronik, sebagai konsekuensi pelanggaran itu.

a�?Tapi kita juga ada memberikan teguran. Itu upaya persuasifnya,a�? pungkas Arnawa.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jalur Aik Berik tak Dibebani Target PAD

Redaksi LombokPost

Eksekusi Nuril Setelah Putusan PK

Redaksi LombokPost

Kasus Oknum Guru Pemilik Sabu Rampung

Redaksi LombokPost

Gilir Anak Gadis, Dua Pemuda Dijemput Polisi

Redaksi LombokPost

Sehari, Kota Mataram Produksi 400 Ton Sampah

Redaksi LombokPost

Rusunawa Nelayan Terkendala Lahan

Redaksi LombokPost

Panel Limit, Risha Krodit

Redaksi LombokPost

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post