Lombok Post
Kriminal

Pemeras Wisatawan di Pantai Rambang Ditembak Polisi

PEMERAS WISATAWAN: Her (kanan) dilumpuhkan polisi, akibat melakukan perlawanan saat akan ditangkap di rumahnya, di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Sabtu (12/11). POLRES LOTIM UNTUK LOMBOK POST

MATARAM-Pelaku pemerasan di pesisir Pantai Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur (Lotim) terungkap. Dari 4 orang yang diduga kerap memeras pengunjung pantai, polisi berhasil menangkap satu orang berinisial Her, 29 tahun.

Menurut A�polisi, komplotan ini biasa beraksi pada siang hari. Seperti pemerasan yang terakhir kali mereka lakukan pada Agustus lalu. Ketika itu, mereka memeras Agus, 19 tahun dan pacarnya, yang tengah berkunjung ke A�Pantai Rambang.

Pelaku yang mendapati pasangan remaja itu, lantas menghampiri korban. Mereka meminta sejumlah barang berharga milik korban. Permintaan tersebut rupanya tidak dituruti Agus.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Hal itu membuat pelaku kalap. Mereka berempat langsung menganiaya korban. Saat korban tak berdaya, pelaku langsung membawa kabur barang berharga milik Agus. Antara lain, dua unit telepon genggam dan uang sebanyak Rp 1,4 juta.

Kapolres Lotim AKBP M Eka Fathurrahman mengatakan, polisi telah memasukkan keempat pelaku pemerasan dalam daftar buronan. Her bersama tiga rekannya, resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) mulai 4 September lalu.

a�?Keempatnya masuk DPO, tapi baru satu orang yang kita tangkap, yaitu Her. Sisa tiga orang lagi masih kabur,a�? kata Eka, kemarin (12/11).

Eka mengatakan, penangkapan terhadap Her dilakukan Tim Buser Satreskrim Polres Lotim. Setelah serangkaian penyelidikan, petugas akhirnya mengetahui keberadaan pria yang berprofesi sebagai nelayan ini.

Setelah sempat kabur, Her akhirnya kembali ke rumahnya. Mendengar informasi itu, polisi langsung menangkap yang bersangkutan di Dusun Repok Bembek, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Lotim.

Saat penangkapan itu, pelaku berusaha melakukan perlawanan. Tak ingin ambil risiko, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan Her.

a�?Karena melawan akhirnya diberikan tindakan tegas, ditembak kaki kirinya,a�? kata dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost

Absen Kerja, Sukatra Ditemukan Tak Bernyawa

Redaksi LombokPost

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost