Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

Rangkaian HUT BPJSTK ke-40 Digelar

SERIUS: Anak-anak keluarga TKI serius mendengarkan dongeng pada acara BPJSTK Mendongeng di LEM hari ini (28/11).

MATARAM-Genap 5 Desember nanti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) berusia 40 tahun. Berbagai kegiatan digelar mulai dari donor darah, pasar murah, mengajar ke sekolah, dan yang terakhir mendongeng dengan 100 anak.

 

Kegiatan ini merupakan puncak A�rangkaian acara yang A�digelar November 2017. Kegiatan rangkaian HUT tersebut digelar serentak di kantor cabang seluruh Indonesia.

a�?Kegiatan ini kami rangkaikan di bulan ini agar tidak terkejar nanti saat hari jadi,a�? kata Kabid Pemasaran A�selaku PPS BPJSTK Cabang NTB Sofyan Hadi pada Lombok Post hari ini (28/11).

 

Belum lama ini BPJSTK Cabang NTB menyumbangkan lebih dari 150 kantong darah melalui mitra pendonor kemanusiaan. Khusus Kota Mataram pendonor berasal dari peserta Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan instansi mitra yang tersebar di Pulau Lombok.

 

Seperti Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Mataram, dan PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen). a�?Kami ucapkan terima kasih ikut berpartisipasi Kepala Kejati dan Wakil Kepala Kejati NTB, serta para asistennya,a�? ujarnya.

 

Untuk pasar murah sendiri BPJSTK menyediakan 750 paket sembako. Dari 750 paket yang disiapkan, peserta pasar murah sebanyak 150 orang dari Loteng dan 600 oang sekitar operasional kantor di Kota Mataram. Ia menjelaskan setiap satu paket sembako ini bernilai Rp 150 ribu yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng, susu kental manis, sabun mandi, dan lainnya. Perbungkus paket sembako murah ini dijual kembali hanya Rp 60 ribu.

 

a�?Peserta pasar murah hanya membayar 40 persen dari total harga sembako karena mendapat diskon 60 persen. Ini sangat jauh dari harga sebenarnya,a�? jelasnya.

 

Kegiatan BPJSTK Mendongeng menghadirkan 100 anak perwakilan dari SD di Bengkel, Ampenan dan Labuapi. Kegiatan ini untuk mendorong pemahaman jaminan sosial sejak dini. a�?Kami berharap dengan kegiatan ini anak-anak bisa paham pentingnya jaminan sosial,a�? terangnya.

 

Ia menjelaskan seluruh siswa ini nantinya diharapkan dapat menjadi pengingat bagi keluarga. Khususnya orangtua masing-masing untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan sosial sangat penting untuk diketahui oleh anak-anak sejak dini. a�?Sehingga mereka akan memiliki pengetahuan tentang jaminan sosial saat tumbuh dewasa, baik sebagai pekerja ataupun pengusaha,a�? katanya.

 

Kegiatan ini pihaknya menyerahkan buku dongeng yang berisi berbagai literasi terkait jaminan sosial kepada masing-masing perwakilan sekolah. Ada empat buku dongeng yang kami luncurkan belum lama ini. Buku ini akan disalurkan ke seluruh sekolah, baik taman kanak-kanak, SD hingga SMP. Selain buku, BPJS Ketenagakerjaan juga memuat beberapa video edukasi mengenai Jaminan Sosial untuk siswa sekolah yang bisa langsung ditonton di channel youtube resmi BPJS Ketenagakerjaan.

 

a�?Kami harap semangat anak-anak dalam belajar dapat membuahkan hasil yang positif dan berguna bagi kemajuan bangsa dan Negara,a�? terangnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga KerjaA�dan Transmigrasi NTB H Wildan menyambut baik kinerja BPJSTK dalam membuka wawasan pentingnya jaminan sosial bagi masyarakat luas. Apalagi kini kesadaran akan pentingnya bagi masyarakat jaminan sosial tersebut mulai meningkat. a�?Kegiatan ini sangat bagus dan harus dipertahankan juga ditingkatkan kinerjanya ke depan,a�? katanya. (nur)

 

Berita Lainnya

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost