Lombok Post
Metropolis

Kontraktor Seperti Ini Jangan Dikasih Hati!

MANGKRAK: Pondasi dan rangka jembatan yang menghubungkan Dasan Agung dan Dasan Sari sudah dikerjakan separuh. Sedangkan bangunan utama jembatan, belum dikerjakan kontraktor sama sekali. Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAMa��Jembatan yang menghubungkan Dasan Agung dengan Dasan Sari disebut-sebut mangkrak. Sudah mendekati akhir tahun, tapi jembatan dengan anggaran Rp 2,089 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu tidak ada tanda-tanda bakal tuntas dibangun.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, secara khusus menyinggung soal jembatan itu. Ia meminta agar kontraktor yang membangun jembatan itu diberi sanksi tegas jika tidak menuntaskan pekerjaannya. Bahkan bila perlu di-blacklist.

a�?Kita harus bersikap tegas pada pelaksana proyek seperti itu,a�? sesal Ahyar.

Kontraktor tersebut dinilainya menunjukan sikap kerja tidak profesional. Bahkan telah merugikan masyarakat Dasan Agung dan Dasan Sari yang harusnya bisa segera menikmati akses jembatan itu.

a�?Tapi masyarakat dibuat menunggu dalam ketidakpastian,a�? cetusnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia tidak ingin ke depan ada kontraktor seperti itu lagi yang terpilih memenangkan tender. Bagian Administrasi Pengendalian Pembangunan (APP) diminta lebih selektif lagi memilih pemenang tender sesuai dengan kualifikasi yang ada.

Di kesempatan berbeda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H Mahmuddin Tura, mengatakan kontraktor tersebut belum diputus kontraknya.

a�?Belum,a�? kata Tura.

Walau pesimis jembatan itu bisa selesai tepat waktu, pemerintah tidak ingin gegabah dan sembrono dalam mengambil keputusan. Semua ingin dilakukan sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang ada.

a�?Kita beri kesempatan sampai batas waktu kontrak,a�? ujarnya.

Kontrak pembangunan jembatan itu berakhir sekitar pertengahan Desember tahun ini. Artinya kontraktor yang bersangkutan masih punya waktu sekitar dua minggu lagi untuk menyelesaikan pekerjaanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram I Gede Wiska mengaku, dalam waktu dekat akan turun memantau kondisi pembangunan jembatan itu. (zad/r3)

Berita Lainnya

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost

SPSI Usul UMK Rp 2,13 Juta

Redaksi LombokPost

Rumah Belum Jadi, Tenda Kemasukan Air

Redaksi LombokPost

Pasca Gempa, BPS Belum Keluarkan Data Kemiskinan

Redaksi LombokPost

Kalau Lagi Mood, Lima Jam Bisa Selesai

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost