Lombok Post
Headline Metropolis

Warga Pesisir Mulai Khawatir, Cuaca Ekstrem Diprediksi Hampiri Mataram

Seorang kakek bersepeda di jalan becek di pinggir pantai Lingkungan Kampung Melayu, Ampenan, Kota Mataram, kemarin (12/4). IVAN/ LOMBOK POST

MATARAM-Banjir rob yang terjadi di kecamatan Keruak dan Jerowaru, Lombok Timur rupanya sampai juga ke telinga nelayan di Pesisir pantai Ampenan. H Abdul Aziz, nelayan asal Bintaro Jaya mengaku sudah dapat kabar.

“Kalau di sini bulan satu (Januari) sampai bulan tiga (Maret), baru datang bajir rob itu,a�? kata Aziz.

Karena itu pada saat semalam terjadi banjir rob di kawasan Lombok Timur, kondisi air pasang di sepanjang pantai Ampenan disebutnya masih aman. Tidak ada ancaman pasang yang dikhawatirkan. Hanya saja perubahan yang dirasakan nelayan ada pada gelombang laut yang lebih kencang dari biasanya.

a�?Makanya banyak perahu ditambatkan di pinggir pantai. Kalau terlalu dekat dengan pantai nanti rusak dihantam ombak,”tuturnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Meski demikian nelayan juga masih tetap turun melaut. Dengan tetap memperhitungkan kondisi gelombang di tengah laut. Diakui Aziz, dekatnya siklus tahunan banjir rob ini membuat mereka khawatir.

Kondisi tanah di sekitar Bintaro Jaya lebih cekung dari permukaan tanah pada umumnya. Sehingga jika terjadi banjir rob, air selalu tergenang di sekitar pemukiman warga. “Jika tidak segera disedot (dibuang ke laut), air akan berbau busuk dan banyak nyamuk,” cetusnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok,A�BMKGA�NTB, Ot Oral SemA�Wilar mengatakan, banjir rob yang terjadi di wilayah Lombok Timur karena ada kaitan dengan peristiwa Supermoon kemarin. Supermoon adalah jarak orbit bulan dengan bumi mencapai titik terdekat. Sehingga nampak bulan purnama lebih besar.

Tapi dampaknya tidak sampai terjadi di semua wilayah. Termasuk di wilayah pesisir Pantai Ampenan yang dulu sering dilanda banjir rob, malam kemarin bebas dari dampak supermoon.

“Tapi banjir rob bisa terjadi saat purnama (tidak hanya saat supermoon),” jelas Oral.

Selama saat purnama itu memenuhi syarat orbit bulan dengan matahari berada segaris dengan bumi. Dengan kata lain ancaman rob tetap ada di wilayah pesisir Pantai Ampenan. Sebagaimana yang kerap terjadi dalam siklus tahunan.

Pemerintah Kota Mataram sendiri telah melakukan rapat siaga bencana kemarin untuk menghadapi potensi perubahan cuaca ekstrem. Dalam rapat siaga dipimpin Asisten I Kota Mataram Lalu Martawang.

Hadir juga Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik M Saleh, sejumlah Kepala OPD terkait seperti BPBD, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Kabag Organisasi, Kabag Pemerintahan dan para Camat se-Kota Mataram.

a�?Cuaca ekstrem kemungkinan akan melanda Kota Mataram,a�? kata Martawang.

Karena itu, dirinya ingin memastikan kesiapan dari masing-masing instansi dalam menghadapi segala potensi bencana. Tidak hanya untuk banjir rob, tapi juga banjir dan angin kencang. “Seperti mereka melakukan tugas perantingan untuk meminimalisir ancaman pohon tumbang,a�? terangnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram ditunjuk langsung sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) bencana. Mereka bertugas mengkoordinir pelaksanaan kesiaga bencana. BPPD juga diminta membangun posko bencana di tempat strategis. “Bila perlu ada posko darurat di halaman Pendopo Wali Kota,a�? imbuhnya.

Lebih jauh, Martawang meminta agar potensi kebencanaan juga menjadi perhatian serius dari Camat dan Lurah di daerah masing-masing. Camat harus cepat tanggap dalam menanggulangi bencana yang terjadi di wilayahnya. Dengan cara menginformasikan kejadian terkini ke Koordintor Lapangan. “Semua kita kerahkan untuk antisipasi bencana,” tegasnya. (zad/r5)

 

Berita Lainnya

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost