Kriminal

Pembobol Posko KKN Ditembak

MATARAM-Aksi pencurian yang menyasar kelompok mahasiswa yang tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok Timur (Lotim) dibongkar polisi. Satu orang pelaku dengan inisial RU, 42 tahun berhasil ditangkap Tim Reskrim dan Satsabhara Polres Lotim, kemarin (5/12).

Keterangan polisi menyebutkan, RU beraksi Januari, awal tahun ini. Dia, bersama rekannya yang kini buron, menyatroni posko mahasiswa yang tengah menjalankan program KKN di Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Lotim.

Dalam aksinya itu, pelaku menjalankan modus dengan cara membobol kaca jendela posko. Dari sana, pelaku berhasil membawa kabur barang-barang milik mahasiswa KKN. Antara lain, 13 unit handphone dan uang sejumlah Rp 5 juta.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Polisi tidak tinggal diam dengan tindak kriminal yang diduga dilakukan RU. Kapolres Lotim AKBP M Eka Fathurahman mengatakan, setelah laporan pencurian diterima, jajarannya berhasil menangkap satu pelaku, berinisia Hb.

Menurut Kapolres Hb merupakan pihak yang membeli handphone curian dari RU. Dari penangkapan pelaku penadahan polisi melakukan pengembangan.

“Pelaku penadahnya dulu yang pertama kita tangkap. RU ini jual barang curiannya ke Hb,” kata Eka, kemarin.

Selanjutnya, Hb mengaku jika barang tersebut ia beli dari RU. Dari sana polisi memburu RU, hingga akhirnya berhasil menangkapnya, sekitar pukul 00.15, kemarin.

RU ditangkap di rumahnya di Dusun Lendang Bagik, Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Lotim. Dalam penangkapan itu polisi menyebut RU melakukan perlawanan. A�Hal itu membuat pelaku dilumpuhkan polisi dengan tembakan.

“Kita lumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur,” ungkap mantan Kapolres Bima ini.

Selanjutnya, ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan beberapa barang bukti. Antara lain, tiga unit telepon genggam dan satu charger, yang serupa dengan barang milik mahasiswa KKN.

Kapolres mengatakan, pelaku merupakan pelaku kriminal kambuhan. Dia sempat masuk penjara karena tindak pidana pencurian ternak. “Rekannya dia ini masih kita lakukan pengejaran. Identitasnya sudah kita ketahui,” pungkas Eka.(dit/r2)

 

Related posts

Polri Ajak Insan Pers Jaga Kamtibmas NTB

Redaksi Lombok post

Teladan Bripka I Gede Arya Suarsana, Sisihkan Gaji untuk Beli Alquran dan Pembangunan Musala

Redaksi Lombok Post

Klaim Imigrasi Bebas Pungli

Redaksi Lombok post