Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

BEI Buka Kantor Perwakilan di Mataram

SYUKURAN: Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio memotong tumpeng saat syukuran pembukaan kantor perwakilan BEI di Jalan Pejanggik No 47C Mataram, kemarin (7/12). Ferial/Lombok Post

MATARAM-Bursa Efek Indonesia (BEI) mendirikan kantor perwakilan di Kota Mataram, kemarin (7/12). Pendirian kantor tersebut untuk mempermudah penyebarluasan informasi terkait pasar modal di NTB.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, investasi di bursa efek merupakan cara modern memobilisasi dana. a�?Kami buka di Mataram bukan melihat jumlah penduduknya, namun bicara untuk masa depan,a�? ujarnya, kemarin (7/12).

Ia mengatakan, pemberian dana kredit dari bank mencapai titik top pada 2013 lalu sebesar Rp 500 triliun. Setelah itu perlahan menurun, bahkan tahun ini hanya Rp 14 triliun. Sementara dana mobilisasi dari pasar modal mencapai Rp 365 triliun per tahun. Suka atau tidak cara penyimpanan uang sudah mulai berubah dan berkembang.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”525″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Secara tidak sadar, masyarakat menyimpan uangnya tak lagi di perbankan. Tabungan di bank, dana pensiun, maupun asuransi diinvestasikan di pasar modal. Ia mengatakan, pendirian kantor perwakilan bukan lagi berbicara terkait Lombok, namun bagaimana pemerataan pendapatan melalui pasar modal.

Sementara itu, Direktur Pengembang BEI Nicky Hogan mengatakan, pendirian kantor perwakilan BEI bertujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan diri kepada pemerintah instansi, asosiasi profesi, dan masyarakat di NTB. Ini merupakan kantor perwakilan BEI ke 28 di Indonesia.

a�?Kami berharap sosialisasi dan edukasi pasar modal kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan,” ujarnya.

Dalam peresmian tersebut, dilakukan juga penandatanganan prasasti

oleh Gubernur TGB H Zainul Majdi. Selain peresmian kantor, BEI juga menggelar kegiatan di Universitas Mataram, Pencanangan Kuliah Umum dan Workshop Wartawan, dan program Masyarakat Nabung Saham di Kabupaten Lombok Tengah.

Nicky berharap pendirian Kantor Perwakilan BEI Mataram dapat meningkatkan jumlah investor. Selain itu juga mendorong perusahaan di daerah untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sarana pembiayaan jangka panjang. Potensi pertumbuhan jumlah investor pasar modal di NTB ke depannya akan cukup besar seiring dengan potensi ekonomi yang dimiliki NTB.

Data Badan Pusat Statistik NTB mencatat, di kuartal ketiga 2017 Produk Domestik dengan

(PDRB) atas dasar harga berlaku NTB mencapai Rp34,89 triliun. Jika dibandingkan kondisi pada kuartal ketiga di tahun lalu yang berjumlah Rp31,06 triliun, nilai PDRB ini mengalami peningkatan sebesar Rp3,8 triliun. Hal yang sama juga terjadi pada PDRB atas harga konstan, kondisikuartal ketiga 2017 yang sebesar R 26,24 triliun.

Nicky melanjutkan, per akhir Oktober 2017 jumlah investor pasar modal di NTB berjumlah 1.951 single investor identification (SID).A� Kota Mataram berjumlah 922 SID, Lombok Tengah 224 SID, Sumbawa208 SID, Bima 171 SID, Lombok Barat 163 SID, Lombok Timur 163 SID, Sumbawa Barat 51 SID, Dompu 44 SID, dan Lombok Utara 5 SID.

Selain BEI, ada lima perusahaan efek anggota BEI yang juga berminat membuka perwakilan di Kota Mataram. Yakni Phintraco sekuritas, Kresna Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, Philip Sekuritas Indonesia, dan MNC Sekuritas. (fer/r3)

 

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost