Lombok Post
Headline Politika

Demokrat dan PKB Sepakat Koalisi di Pilkada 2018

CAPAI KESEPAKATAN: Ketua Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri (kiri) dan Ketua PKB NTB HL Hadrian Irfani saat menjelaskan kesepakatan yang dicapai keduabelah pihak terkait koalisi Pilgub NTB, kemarin. Wahyu/Lombok Post

MATARAM– Partai Demokrat tak jomblo lagi. Sempat dianggap ketinggalan kereta dalam kontestasi Pilgub NTB 2018, kemarin sebuah kejutan tersaji. Partai yang diketuai TGH Mahally Fikri itu mendatangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam konferensi pers terkait pilgub.

“Selamat datang saudaraku,” katanya pada rombongan PKB yang datang belakangan.

Awalnya dalam pemaparan tersebut, hanya petinggi Demokrat saja yang hadir. Mahally memulai dengan penjelasan bahwa Demokrat tak tak seperti yang selama ini dipersepsikan. Kesan Demokrat yang pasif dengan perkembangan yang stagnan dibantahnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Kami terus bergerak, dan hari ini hasilnya terlihat,” katanya.

Bahkan bukti Demokrat masih sangat dipertimbangkan tersaji kala pemaparan visi dan misi kandidat. Saat itu banyak bakal calon yang ambil bagian.

“Itu bukti kami dilirik dan diperhitungkan,” katanya.

Bahkan ia menjanjikan kejutan akan tersaji kala pengumuman paket calon dilakukan. Tanggal 14, 15, 16 Desember ia mengatakan pertanyaan publik mengenai siapa yang diusung dan partai koalisi akan terjawab. Kini ia mengibaratkan Demokrat sudah dalam keadaan hamil tua. Demokrat segera mengambil keputusan melahirkan dan selesaikan tugas. Partai koalisi sudah sudah terbentuk.

a�?Bukan hanya cukup, tapi lebih, begitu juga dengan pasangan calon yang akan diusung sudah siap sedia,” kata Mahally.

Kendati menolak menjelaskan siapa paket yang akan diusung, beberapa kali ia menyebut nama Dr H Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah. Menurutnya kefinalan Zul-Rohmi dan partai akan ditetapkan pada waktu yang sudah digariskan.

A�”Demokrat ini partai nasionalis dan religius. Pro kebangsaan berpihak nasionalisme dan tak menafikkan nilai agama. Tunggu imam takbir dulu,” katanya namun menolak menyebut siapa imam yang dimaksud.

Namun agaknya publik mengerti, TGB HM Zainul Majdi adalah yang dimaksud. Dia bahkan menegaskan faktor TGB akan memberi dampak besar bagi pemenangan paket yang akan diusung. Dengan delapan kursi yang dimiliki, partainya sejatinya hanya perlu tambahan lima kursi saja. Dia mengatakan kini finalisasi di tingkat pusat tengah dijalankan.

“Nah ini partai yang kami maksud, selamat datang saudaraku,” katanya menunjuk rombongan PKB yang akhirnya datang.

Ketua PKB NTB HL Hadrian Irfani yang tiba bersama sejumlah petinggi mengatakan kehadiran PKB sudahA� bisa diartikan sebagai sinyal koalisi. Terkait siapa paket yang diusung, dia menjanjikan dalam satu dua hari akan diumumkan resmi oleh PKB. Kendati enggan memberi bocoran saat ini, namun Zul-Rohmi agaknya paket yang dimaksud. Itu terbukti dari surat yang diterima DPW PKB dari DPP PKB, akhir pekan lalu. Surat itu mengakompdir kedua kandidat.

“Besok (hari ini, Red) ada dua orang, satu putra dan satu putri yang diundang ke Jakarta,” jelasnya.

Mereka yang disebut putra dan putri terbaik Bumi Gora itu diundang DPP untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Dua orang tersebut yakni Zul dan Rohmi.

A�”Ada mekanisme itu di PKB,” tegasnya.

Dia tak menampik pendaftaran diA� daerah memang sudah tutup. Namun untuk siapapun yang berniat atau berhajat diusung PKB dan terlambat di daerah bisa, bisa melalui DPP langsung.

A�”Daerah sudah tutup tak mungkin buka lagi. Zul dan Rohmi secara resmi sudah daptar ke pusat sehingga besok diundang,” tegasnya.

Dijabarkannya, DPP telah berkirim surat untuk proses itu. Dia juga mengatakan tak ada tekanan sama sekali mengenai alasan daerah mengakomodir Zul dan Rohmi. Termasuk kemungkinan merevisi dukungan pada paket Suhaili-Amin yang sudah diberikan.

A�”Kami tak merasa dilangkahi, karena memang sudah tutup pendaftaran, dan ada mekanisme pusat itu,” tegasnya.

Mengenai Suhaili-Amin, ia mengatakan sudah mengusulkan, namun tetap di pusat keputusan akhir dibuat.

“Doakan linier bersama,” katanya memberi sinyal.

Demokrat dan PKB lanjutnya sudah bersepaham di dua kabupaten, yakni Lombok Barat dan Lombok Timur. Pola di dua daerah itu, posisi nomor satu Demokrat dan wakil dari kader PKB.

“Maka akan linier,” katanya. (yuk/r4)

 

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost