Lombok Post
Metropolis

RSUD Kota Mataram Terbaik di Ajang OIID Award 2017

SENYUMAN TERINDAH: Direktur RSUD Kota Mataram dr H Lalu Herman Mahaputra (kiri), menerima piala penghargaan sebagai wahana pelaksanaan PIDI-wahana RS Terbaik I, dari Komisi Internsip Dokter Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta beberapa waktu lalu. RSUD Kota Mataram for Lombok Post

MATARAM-Berlari kencang tak cukup bagi RSUD Kota Mataram. Dalam meningkatkan mutu pelayanan dan membuktikan akreditasi paripurnanya, rumah sakit yang dinakhodai oleh dr H Lalu Herman Mahaputra tak berhenti meningkatkan kecepatan. Sembari menjaga keseimbangan. Agar tak goyang.

Di penghujung tahun 2017, A�pada 30 November lalu, RSUD Kota Mataram kembali menjadi yang terbaik di Indonesia. Kali ini dalam ajang Organizer Internsip Indonesian Doctor (OIID) Award 2017. Ajang tersebut merupakan penghargaan bagi penyelenggara Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI).

dr Emirald Isfihan, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Kota Mataram mengatakan, PIDI merupakan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dilaksanakan bagi dokter yang baru lulus untuk menjalani masa intersip (pendampingan) selama 1 tahun. Semua itu dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Program ini dilaksanakan di seluruh Indonesia. RSUD Kota Mataram ditunjuk sebagai salah satu wahana,a�? terang dr Emirald.

Menurut dr Emirald, internsip adalah sebuah proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan. Hal itu dilakukan secara terintegrasi, komprehensif, mandiri serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga.

Semua itu, lanjutnya, dilakukan dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktek di lapangan. “Nah, titik tekan pada pendekatan kedokteran keluarga itu yang berhasil kami lakukan di RSUD Kota Mataram,a�? lanjut dr Emirald.

Selanjutnya ia menerangkan, kehadiran dokter internsip juga sangat membantu pelayanan yang diberikan RSUD Kota Mataram kepada masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemkot Mataram memberikan perhatian lebih kepada keberadaan dokter insternsip.

Selain itu, para dokter internsip juga mendapatkan ilmu yang benar-benar dibutuhkan saat terjun secara mandiri di masyarakat. Hal itu dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada para dokter internsip untuk menangani pasien.

Tak hanya itu, mereka juga dilibatkan dalam proses audit medik. Belum lagi bimbingan penuh dari para pembimbing dan dokter spesialis.

Tak hanya pengetahuan, para dokter muda tersebut juga mendapatkan insentif. Hal itu dilakukan RSUD Kota Mataram di akhir masa internsip mereka.

Walaupun nominalnya tidak seberapa, kata dr Emirald, tapi hal tersebut cukup berarti bagi mereka. Dan yang menjadi poin utamanya adalah, para dokter internsip juga dianggap sebagai bagian dari keluarga besar RSUD Kota Mataram.

“Tak ada pembeda. Semua sama, semua bekerja. Itulah yang membuat mereka merasa nyaman dalam bekerja,” tuturnya.

Dikatakan, kenyamanan dan rasa kekeluargaan tersebut A�menjadi poin penting dalam penilaian. “Sehingga Alhamdulillah, terpilih juga sebagai wahana terbaik tahun 2017 ini,a�? terang dr Emirald.

Direktur RSUD Kota Mataram, dr H Lalu Herman Mahaputra menerangkan, penghargaan tersebut tidak terlepas dari komitmen penuh Pemkot Mataram dalam mendukung lini pembangunan khususnya di sektor kesehatan. Upaya Pemkot Mataram terlihat di dalam menciptakan tenaga-tenaga dokter yang benar-benar kompeten dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkot Mataram juga mengarahkan RSUD Kota Mataram agar dapat memanfaatkan keberadaan dokter internsip dengan sebaik mungkin. Sehingga para dokter internsip juga dapat dan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

Karena itu, anggaran yang kami usulkan juga selalu dipenuhi oleh Pemkot Mataram. a�?Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkot Mataram dalam komitmennya memajukan kota, khususnya di sektor kesehatan,a�? tutupnya. (tih/r5/*)

 

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post