Lombok Post
Headline Selong

Survei Poltrust, Fiddin Dekati Pasangan SUKMA

MULAI MENYEBAR: Baliho pasangan HM Syamsul Luthfi-H Najamuddin Moestafa (Fiddin) kini sudah mulai terpasang di pintu masuk wilayah Lotim di Jenggik. TONI/LOMBOK POST

SELONG-Pasangan HM Syamsul Luthfi dengan H Najamuddin Moestafa (Fiddin) memastikan diri siap maju di Pilkada Lombok Timur 2018 mendatang. Itu setelah pasangan ini mengklaim dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). H Najamuddin, selaku Wakil Sekretaris DPP PKB mengaku dirinya telah final mendapat dukungan langsung dari Ketua DPP PKB H Muhaimin Iskandar atau yang lebih dikenal dengan Cak Imin.

“Sudah final dukungan PKB ke pasangan Fiddin. Tak ada lagi yang bisa mengklaim dukungan partai ini. Saya sudah diperintahkan langsung untukA� memasang logo PKB di baliho kami (Fiddin, Red) oleh Cak Imin,” ungkap H Najamuddin kepada Lombok Post kemarin (17/12).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dengan merapatnya koalisi PKB-Demokrat, otomatis pasangan ini kini telah mengantongi 11 kursi di DPRD Lotim. Cukup bahkan lebih dari persyaratan KPU yakni minimal 10 kursi. Sehingga H Najam mengaku sudah tidak ada masalah dengan restu PKB. Ia meminta jangan sampai justru muncul kemudian pernyataan berbeda dari pengurus DPC PKB Lotim. Khususnya Ketua DPC Abrorni Luthfi yang mengaku sebelumnya dukungan PKB masih mengarah ke pasangan HM Sukiman Azmy-H Rumaksi.

Karena, Sukiman diceritakan H Najam juga sudah datang ke rumahnya sekitar sepuluh hari lalu. Sukiman menurut keterangan H Najam bersilaturahmi serta meminta bantuannya untuk menguruskan dukungan PKB. “Tapi masalahnya saya kan juga mau maju. Makanya saya tidak bisa membantu beliau,” ungkapnya.

Sambut Positif Hasil Survei

Sementara dari hasil salah satu lembaga survei Poltrust Consulting and Monitoring NTB tanggal 7-13 Desember 2017 lalu pasangan Fiddin kian mendekati elektabilitas pasangan SUKMA. Survei dilakukan terhadap 814 responden warga Lotim yang memiliki hak suara (usia 17 tahun ke atas) di 254 desa/kelurahan. Penyebaran sampel responden di kecamatan mengikuti proporsi sebaran populasi penduduk Lotim di 20 kecamatan. Survei dilakukan dengan Stratified Multi-stage Random Sampling dengan margin error sebesar 3,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya elektabilitas pasangan Fiddin mencapai 23,74 persen, sedangan pasangan Sukiman-Rumaksi (SUKMA) sebesar 29.65 persen, dan Haerul-Machsun (HARUM) 13,44 persen. Sementara yang menjawab rahasia sebanyak 19.60 persen dan tidak menjawab 13.57 persen.

Secara elektabilitas, pasangan SUKMA masih unggul dibanding dua kandidat lainya. Namun yang menarik, pasangan Fiddin semakin mendekatiA� posisi SUKMA sehingga selisih yang terpotret dalam survey ini hanya 5.91 persen.

Jika dibedah lebih mendalam secara geografis, pasangan SUKMA saat ini masih unggul di 11 kecamatan di Lombok Timur. Sementara pasangan Baru unggul di delapan kecamatan. Di dua kecamatan lainnya, ketiga pasangan ini bersaing cukup kompetitif.

“Hasil survei ini merupakan alat ukur kemajuan. Dengan metode ilmiah ini kita bisa mengukur kemajuan yang kita capai. Empat bulan ini kami memang bekerja keras agar sebelum pendaftaran bisa menyamai elektabilitas pasangan SUKMA,” terang Ketua DPC Demokrat Lotim HM Syamsul Luthfi.

Diakuinya, elektabilitas pasangan SUKMA saat ini masih tertinggi. Karena pasangan ini telah dulu bekerja dan kepastian berpasangan lebih awal. Sehingga, untuk menyamai eletabilitas pasangan ini pasangan Fiddin harus bekerja ekstra. Namun dengan kehadiran H Najamuddin sebagai keterwakilan masyarakat selatan, trend peningkatan elektabilitas pasangan Fiddin semakin poitif. Terlebih secara kebetulan pasangan ini merupakan masing-masing pengurus Nahdlatul Ulama dan Nahdlatul Wathan (NU-NW).

“Itu hanya kebetulan. Kami refresentasi masyarakat Lotim,” terang Luthfi.

Luthfi optimis, menjelang masa pandaftaran nanti trend elektabilitas pasanganya akan terus meningkat hingga menyamai pasangan SUKMA. “Ini sesuatu yang positif dan menurut kami bagus,” timpal H Najamuddin merespon hasil survei. Mengingat, pasangan Fiddin masih belum melakukan deklasari. Diyakini, setelah deklarasi nanti secara serentak bersama pasangan Bacagub di Provnisi dan Bacabup di Lobar, maka elektabilitas ini akan kembali melejit.

“InsyaAllah Desember ini bersamaan dengan koalisi linier Provinsi dan Lombok Barat,” pungkas Luthfi. (ton/r2)

 

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost