Lombok Post
Metropolis

Sanitasi 100 Persen Butuh Rp 2,295 T

PERSIAPAN MATANG: Pemkot Mataram menerima kunjungan dari ADB, terkait rencana besar mewujudkan sanitasi 100 persen di Kota Mataram, Selasa (18/12). Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAM-Tidak mudah mewujudkan sanitasi 100 persen di Kota Mataram. Meski daerah ini secara geografis luasnya hanya 61,30 kilomter persegi.

Namun, keinginan ini mendapat angin segar. Sebab, sekian banyak daerah yang mengusulkan diri untuk dapat bantuan project sanitasi 100 persen dari Pemerintah Pusat, Kota Mataram terpilih menjadi satu dari tiga daerah yang akhirnya dapat bantuan anggaran.

Nilai bantuan hampir dua kali lipat besar APBD Kota Mataram. Yakni Rp 2,295 triliun. a�?Selain Mataram, ada Bekasi dan Banda Aceh,a�? kata Siti Hasanah, Senior Project Officer Inonesia Resident Mission, Asian Development Bank (ADB).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dana ini merupakan pinjaman dari ADB melalui kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Lalu digulirkan ke daerah-daerah.

Hasanah melanjutkan, terpilihnya Kota Mataram, tidak lepas dari proses seleksi yang panjang. Dengan mepertimbangkan sisi teknis dan nonteknis. a�?Ada 9 kriteria yang harus dipenuhi,a�? jelasnya.

Hasanah melanjutkan, pihak ADB sendiri beberapa kali menemui Pemerintah Kota Mataram. Dan mereka melihat adanya semangat dan antusiasme yang baikA� dari para pemegang kebijakan di daerah ini. a�?Kalau kami (dari ADB) memang ingin mewujudkan program 100-0-100, itu, di mana salah satunya adalah sanitasi 100 persen,a�? ujarnya.

Secara umum, gambaran yang diperoleh Lombok Post dari hasil presentasi konsultan yang diundang dalam pertemuan itu, yakni akan membuat sistem pengolahan sanitasi di atas lahan seluas 5-7 hektare (ha).

Ke tempat itu, semua saluran sanitasi perumahan yang ada di Kota Mataram, akan disalurkan menggunakna pipa dengan ukuran besar. Harapannya dengan adanya pemusatan tempat sanitasi, lingkungan masyarakat bisa lebih sehat dan ramah.

a�?Kalau secara nasional, sanitasi kita masih tiga persen, sangat rendah jika dibanding negara middle countries,a�? ujarnya.

Maka salah satu cara mengejar target 100 persen itu, yakni dengan membuat project-project percepatan. Diantaranya seperti yang akan dilakukan di Kota Mataram dan rencananya akan dimulai tahun 2018 ini.

a�?Nilainya masih dihitung konsultan, tapi perkiraannya sekitar 170 juta dolar amerika,a�? ujarnya.

Jika dirupiahkan dengan kurs rupiah Rp 13,500, maka perkiraan angka ini setara dengan Rp 2,295 triliun. Ada beberapa tahapan yang akan dilalui. Jika penyiapan lahan bisa lancar, maka pada tahun 2018 bisa masuk proses DED. Lalu di tahun 2019 pelaksanaan tender.

a�?Paling cepat konstruksi tahun 2020, kita memang harus siapkan degan betul-betul karena ini proyek besar,a�? tegasnya.

Sebelumnya, ada tiga daerah yang kesulitan merealisasikan ini. Diantaranya Makasar, Jambi, dan Pekan Baru. Persoalan utamanya ada pada kesiapan lahan yang tidak sesuai dengan harapan. Sehingga harus melakukan penyesuaian perencanaan beberapa kali.

Sementara itu, Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito, memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan pemerintah kota. Yakni kompensasi perubahan RTRW yang sebelumnya digunakan untuk pembangunan PLTGU Lombok Peaker. a�?Kompensasi ini kita arahkan ke sana,a�? kata Eko.

Jika sanitasi 100 persen ini dapat diwujudkan, Eko yakin persoalan limbah yang tidak tertangani dengan baik di kota, akan segera terselesaikan. a�?Apalagi limbah juga nanti rencananya akan diolah (menjadi pupuk),a�? imbuhnya.

Hal ini diyakininya akan jauh lebih baik bagi masyarakat kota. Mewujudkan lingkungan bersih, juga akan jauh lebih mudah, sehingga mayarakat bisa hidup dengan sehat. (zad/r5)

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost