Lombok Post
Headline Metropolis

Bruuk! Pohon Tumbang Sikat Ruko dan Gerobak

DISENGGOL ANGIN: Sejumlah anggota BPBD Kota Mataram memotong pohon akasia yang tumbang di jalan Pejanggik, Selasa (19/12) Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAM-Kondisi sejumlah pohon, terutama yang telah berumur tua mulai mengkhawatirkan. Selasa (19/12) kemarin, sebatang pohon Akasia, tumbang di jalan Pejanggik, Kota Mataram. Pohon ini langsung menghantam, kanopi ruko dan gerobak PKL hingga ringsek.

Tidak ada korban jiwa dalam perisitwa ini. Pohon juga tumbang, melintang ke arah trotoar jalan. Meski banyak ranting yang akhirnya menyeruak ke badan jalan.

a�?Saya dapat laporan dari anggota, kejadiannya sekitar pukul 13.00 Wita,a�? kata Kasat Shabara Polres Mataram AKP Made Astina, yang terlihat terjun di lokasi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Pihaknya sendiri sempat sibuk mengatur lalu lintas di jalan itu. Karena ranting yang membahayakan pengendara. Baru setelah itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram menyusul ke lokasi.

a�?Tidak ada (korban jiwa), tadi ada mobil yang hampir tertindih juga, tapi (batang pohon) tertahan bangunan,a�? jelasnya.

Sementara itu, tim BPBD langsung dikomandoi Kepala BPBD Kota Mataram Dedi Supriadi. Ia pun mengimbau agar masyarakat lebih waspada. Apalagi dengan cuaca yang tak menentu seperti saat ini.

Jika masyarakat melihat ada pohon yang berpotensi tumbang dan dapat membahayakan orang lain, sebaiknya segera dikoordinasikan dengan dinas terkait. a�?Supaya bisa segera dipangkas,a�? saran Dedi.

Cuaca ekstrem dan tiba-tiba ini selayaknya patut diwaspadai. Pengendara juga diminta berhati-hati di perjalanan. Mengingat adanya kemungkinan ada pohon lain yang sewaktu-waktu bisa tumbang.

Ia juga mengaku banyak menerima laporan dan permintaan dari warga, agar sejumlah pohon yang rawan tumbang dipangkas. Namun, hal ini harus ia komunikasikan lebih dulu dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). a�?Ya kami selalu koordinasi dengan Perkim dulu,a�? jawabnya.

Terpisah Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram Nanang Edward mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah antisipatif dengan memotong sejumlah pohon yang keropos. Terutama di jalan-jalan protokol.

a�?Seperti di jalan Lanko, itu ada sejumah pohon kenari yang sudah kita tebang,a�? kata Nanang.

Tapi, pihaknnya kesulitan untuk memprediksi pohon mana saja yang rawan tumbang. Realitanya di lapangan, banyak pohon yang diperkirakan tidak akan tumbang, justru itu yang roboh setelah diterjang angin.

a�?Yang tumbang ini pohon akasia, di jalan Langko ada beberapa yang kropos seperti di depan kejaksaan itu (tapi tidak tumbang),a�? ujarnya.

Ia mencatat, di kota ada sebanyak 23 ribu batang pohon. Semuanya harus dapat perhatian, mulai dari perantingan dan perwatan. Sehingga tetap bisa tumbuh dengan baik. Lalu menyuplai oksigen bagi masyarakat kota.

a�?Memang tidak semua (23 ribu) itu ada di jalan kota, sebagian besar ada di hutan kota, tapi tetap harus dapat perhatian,a�? tutupnya. (zad/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost