Lombok Post
Metropolis

Halaqah Kebangsaan TGB di Brebes

DISAMBUT ANTUSIAS: Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi disambut pemimpin Ponsok Pesantren Al Hikmah I Brebes dan para santri kemarin (19/12). TGB Hadir menjadi pembicara dalam Halaqah Kebangsaan bersama ulama kharismatik Jawa Tengah. HUMAS FOR LOMBOK POST

MATARAM-Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi menghadiri Halaqah Kebangsaan di Pondok Pesantren Al Hikmah I, Brebes, Jawa Tengah, kemarin (12/3). TGB didaulat menjadi pembicara utama dalam halaqah tersebut. Orang nomor satu di NTB tersebut didampingi KH Anang Mirza dan KH Thoa Al Hafidz yang merupakan ulama kharismatik dari Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

Melalui keterangan tertulis pada Lombok Post tadi malam, di hadapan para santri Ponpes Al Hikmah, TGB menegaskan betapa Islam tidak hanya dimaknakan sebagai semangat beragama. Tetapi juga di dalamnya termasuk semangat dalam membangun kebangsaan.

TGB yang baru saja menerima penghargaan sebagai satu dari lima gubernur terbaik di Indonesia oleh Kementerian Dalam Negeri ini mengungkapkan bahwa, para ulama dan para santri dari seluruh pondok pesantren memiliki peran yang paling besar. Terutama dalam membangun semangat kebangsaan dan mewujudkan Indonesia merdeka.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

TGB menerangkan bahwa akar dari semangat cinta tanah air dan bela negara itu, sesungguhnya telah ada di dalam Alquran dan kokoh di dalam Islam.

Kebangsaan di dalam Alquran telah dikenal dan diakui. Dalam bahasa Arab seringkali diartikan dengan “qoumiyah”.A� Dalam Alquran, bangsa juga diartikan sebagai dua kelompok kaum, yakni kaum yang buruk dan kaum yang baik.

a�?Kelompok kaum yang negatif ini seluruh atribut dan sifat-sifatnya harus kita jauhi,a�? ujarnya. Dengan menjauhkan diri dari sifat-sifat negatif tersebut, menjadikan bangsa Indonesia dicintai Allah.

Menurutnya, para nabi dan rasul diutus pada kaumnya masing-masing adalah untuk menyuntikkan nilai-nilai yang baik dan menanamkan kebaikan itu kepada umatnya. Jadi kata TGB, kalau umat benar-benar mau meneliti dan melihat dengan jelas, umat Islamlah yang sesungguhnya paling banyak memberikan kontribusi bagi kemerdekaan bangsa ini.

Terkait Halaqah Kebangsaan tersebut, TGB menyebutnya harus diperbanyak. Tujuannya A�agar ada kesadaran bahwa jangan sampai umat Islam larut terhadap stigma yang coba diciptakan oleh siapapun yang ingin mengecilkan peran umat Islam.

“Mengecilkan peran para ulama dan pesantren, dengan jalan menjauhkan umat Islam dari politik, A�dari negara dan dari ranah publik,” tegasnya.

Karena itu, setiap umat dimintanya mengambil peran. Caranya dengan menumbuhkan kesadaran dengan cara saling mengingatkan dan memberikan informasi yang benar tentang peran umat Islam dalam membangun bangsa dan negara.

TGB mengaku bersyukur dan berbesar hati menyaksikan para masyaikh di Brebes, masih menunjukkan optimisme dan punya harapan besar membangun umat Islam di Indonesia dengan baik.

Cara untuk mewujudkan optimisme itu, menurutnya adalah dengan menjadi bangsa yang beriman dan selalu kembali kepada Allah, A�berusaha mencintai dan dicintai Allah. Terus membangun persatuan dengan jalan mencari titik temu dari segala macam perbedaan yang memang telah menjadi sunnatullah.

Di hadapan ratusan jamaah yang hadir, Gubernur TGB juga sempat mengungkapkan sekilas tentang kiprahnya memimpin NTB.

“Berkat ikhtiar bersama, kekompakan dan keinginan kuat dari pemangku amanah dan seluruh masyarakatnya, NTB sekarang sudah jauh berbeda,” tuturnya.

Banyak pencapaian dan prestasi yang berhasil dicapai dalam sembilan tahun terakhir diakui TGB merupakan bagian dari kebersamaan. Prestasi NTB tidak hanya bisa bersaing dalam ranah regional tapi juga nasional dan internasional dalam beberapa hal.

a�?Kita juga bisa bersaing dengan provinsi besar lainnya.A�Itu berkat karunia dan kekompakan ummat Islam bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat serta umat umat lainnya,a�? tandas dia. (kus/r8)

 

Berita Lainnya

Kekayaan Tersembunyi Pantai Penghulu Agung Ampenan

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost