Lombok Post
Headline Politika

Nama Ketua Panwascam Pun Dicatut Ali-Sakti

KERJA KERAS: Seorang petugas PPS saat memeriksa berkas dukungan di salah satu wilayah di Lombok Timur beberapa waktu lalu. Wahyu/Lombok Post

MATARAM- Selain nama petugas PPS Kelurahan Babakan, petugas yang lebih tinggi jabatannya juga muncul dalam berkas dukungan Ali-Sakti. Lombok Post mendapati nama Ketua Panwascam Sandubaya, Kota Mataram, Ahmad Nuzuli juga tertera.

“Benar, nama saya ada dalam berkas dukungan Ali-Sakti,” katanya, kemarin.

Persoalannya adalah Ahmad sama sekali tak pernah mendukung paket tersebut. Bahkan selama ini tak ada satupun tim sukses kandidat bersangkuatan yang mendatangi dirinya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

A�”Makanya itu yang aneh, dari mana bisa dapat KTP saya,” katanya mempertanyakan.

Selama ini, ia hanya menggunakan KTP untuk keperluan kependudukan dan pencatatan sipil. Diluar itu, ia tak pernah memberikannya pada pihak manapun.

Saat mengetahui dirinya masuk sebagai salah satu pendukung, pekan lalu, dia mengambil sikap. Petugas verifikasi faktual diminta mencoret namanya. Dia bersedia menandatangani berkas acara sebagai bukti tak mendukung. Sehingga berkasnya berubah status menjadi Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Sudah saya ubah, berkas itu sekarang TMS,” tegasnya.

Namun atas penggunaan data diri KTP miliknya secara tak sah itu, ia belum berencana melakukan proses lanjutan, seperti menempuh jalur hukum seperti yang dilakukan bawahannya PPS Sandubaya Husin Rosadi (baca Lombok Post, kemarin). Baginya mengubah berkas menjadi TMS sudah merupakan sikap tegas darinya.

A�”Yang penting sudah saya buat TMS,” ujarnya.

Ketua Tim Pemenangan Ali-Sakti, Basri Mulyani yang dimintakan komentar terkait kasus penggunaan KTP tanpa sepengetahuan pemilik KTP tak berkomentar. Dia tak menjawab pertanyaan terkait kasus pencatutan, termasuk laporan yang dilayangkan petugas PPS Babakan. Dia hanya memberi jawaban singkat terkait perkembangan pengumpulan KTP lanjutan Ali-Sakti untuk mengganti KTP dukungan yang dinyatakan TMS oleh petugas.

“Masih berjalan,” jawabnya singkat. (yuk/r4)

 

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost