Lombok Post
Headline Metropolis

Cuaca Ekstrem Mulai Makan Korban, Pohon Bertumbangan, Bangunan Roboh, Kendaraan Ringsek

POHON TUMBANG: Pohon Cemara yang tumbang di halaman parkir gedung kuliah bersama Universitas Mataram, kemarin (20/12). Akibat kedaian ini, puluhan motor yang terparkir di lokasi itu ringsek. THEA/LOMBOK POST

MATARAM-Cuaca ekstrem kembali terjadi di Kota Mataram. Akibatnya, sejumlah pohon bertumbangan tak kuat menahan hantaman angin yang berhembus kencang sejak pagi hingga siang, kemarin.

Pohon tumbang itu kemudian menimpa bangunan dan kendaraan milik warga. Tercatat, puluhan motor dan beberapa bangunan rusak. Untungnya,A� tak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

a�?Kejadiannya sekitar pukul 12.00 Wita, dan terjadi sangat cepat,a�? kata I Komang Aditya Yudistira, salah satu mahasiswa Universitas Mataram (Unram) pada Lombok Post, kemarin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Di Unram sendiri, ada dua pohon berukuran besar yang tumbang. Kedua pohon itu kemudian menimpa motor mahasiswa yang terparkir di lokasi. a�?Total ada sepuluh motor yang tertimpa. Semuanya rusak. Tiga diantaranya rusak berat,a�? kata Komang.

Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika itu menuturkan, butuh waktu satu jam untuk mengevakuasi sejumlah kendaraan yang tertimpa pohon tersebut. a�?Baru bisa dievakuasi setelah tim BPBD Kota Mataram turun dengan membawa alat pemotong,a�? ungkapnya.

Selain pohon, sejumlah perkantoran milik swasta dan pemerintah juga menjadi korban cuaca ekstrem, kemarin. Salah satunya, atap bagian depan milik Kantor Lurah Pagutan Timur di jalan Panji Anom. a�?Kejadiannya (robohnya atap kantor lurah) terjadi tadi pagi,a�? kata Lurah Pagutan Timur, Irfan Syahindra, kemarin.

Kejadian tersebut membuat pelayanan kepada masyarakat di kantor tersebut menjadi terhambat. a�?Kita akan segera perbaiki,a�? katanya singkat.

Tak hanya kantor lurah, Kantor PDAM Giri Menang juga menjadi korban. Salah satu ruang rapatnya rusak berat terkena reruntuhan atap. Akibatnya, beberapa fasilitas di dalamnya pecah.

Terkait kondisi ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dedy Supriadi mengaku sudah melakukan penanganan sesuai prosedur. a�?Kami telah menurunkan anggota kami di sejumlah titik,a�? kata Dedy.

Menurutnya, tumbangnya beberapa pohon membuat beberapa anggotanya harus bergerak secara cepat. a�?Begitu dapat informasi pohon tumbang, kami akan langsung meluncur,a�? terangnya.

Sementara Kabid Darurat dan Logistik BPBD Kota Mataram, Made Gede Yasa mengimbau masyarakat di Kota Mataram agar tetap waspada. Menghindari pohon-pohon besar. Baik untuk berteduh maupun memarkir kendaraan. a�?Jangan bepergian jika cuaca ekstrem,a�? kata Yasa. (cr-tea)

Berita Lainnya

Kekayaan Tersembunyi Pantai Penghulu Agung Ampenan

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost