Lombok Post
Headline Politika

Karcis Partai Belum Habis, Mencuat Paket Farouk-Rudi dan Zul-Nuri

Wakil Ketua DPRD RI Irjen Pol (Purn) Farouk Muhammad dan baliho bakal calon Gubernur NTB, Lalu Rudy Irham Srigede di Jembatan Jangkuk, Ampenan, Kota Mataram, beberapa waktu lalu. meskipun belum memiliki pasangan, Lalu Rudy belum menyerah dengan masih memasang baliho di beberapa titik di NTB.

MATARAM– Pertarungan memperebutkan kesempatan berlaga dalam pemilihan gubernur (Pilgub) 2018 belum usai. Menilik jadwal KPU, pendaftaran pasangan calon baru akan dimulai A�pada 8 Januari 2018 A�mendatang.

Hingga waktu itu tiba, segala kemungkinan bisa terjadi. Terbaru,pasangan Farouk-Rudy mencuat. Tiba-tiba saja dua tokoh ini ramai diperbincangkan di lini masa media sosial. Itu menjadi petanda adanya pergerakan yang tengah dilakukan.

“Masih dibicarakan di masing-masing tim,” kata L Rudy Irham Srigede.

Jawaban sederhana ini menjadi pembenar bahwa kabar penjajakan itu memang terjadi. Kendati hingga kini belum ada hasil signifikan yang bisa diraih, namun komunikasi yang mulai terbuka bisa menjadi awal yang baik.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Saya belum dapat laporan hasilnya,” sambung mantan Danrem NTB tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Prof H Farouk Muhammad masih belum memberi komentar. Dia agaknya masih menutup rapat pergerakan agar tak terbaca lawan. Namun bukan berarti peluang mereka nihil. Sekali lagi, pintu pendaftaran masih dibuka lebih dari dua pekan kedepan.

Menilik pendekatan yang dilakukan kedua belah pihak, ada sejumlah partai yang mungkin dikuasai. Sebut saja PAN, PKB, dan Hanura, termasuk partai lain yang belum mengeluarkan SK resmi seperti Demokrat, PKS, PDIP, dan PBB. Duet maut dua orang berlatar angkatan jelas tak bisa disepelekan. Farouk sang mantan jenderal bintang dua kepolisian, sedangkan Rudy masih aktif dengan jabatan kolonel.

Selain itu ada nama KH Zulkifli Muhadli dan H Subuhunnuri yang juga masih mengintip peluangnya. Nuri yang sudah ditinggalkan HM Ali BD menegaskan belum lempar handuk dari arena pertarungan.

“Saya masih berjuang, kita lihat nanti kejutannya,”kata Nuri.

Sedangkan Kiai Zul, melalui Wakil Ketua PBB HL Syamsir mengatakan juga pernyataan serupa. Bahwa ia masih berupaya membuka peluang dengan terus mendekati partai-partai yang ada.

“Ibarat main bola, ini sudah injury time tapi belum selesai,” ucapnya.

Bisa saja terjadi poros koalisi baru. Tak menutup kemungkinan juha poros lama yang sudah terbentuk berganti. Atau bahkan pasangan yang ada cerai di tengah jalan. Layak dinanti para petarung yang masih mencoba peruntungannya. (yuk/r4)

 

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost