Lombok Post
Metropolis

Predator Anak di Sekitar Anda!

Ilustrasi

MATARAM-Laporan tentang kekerasan terhadap anak yang diterima Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram terus meningkat dari tahun ke tahun. Celakanya, penyelidikan mendapatkan fakta yang mencengangkan. Kebanyakan kasus kekerasan dilakukan oleh orang-orang di sekitar anak tersebut.

a�?Ya, angka kekerasan naik ke angka 36 kasus, itu lebih tinggi dibandingkan angka tahun lalu sejumlah 30 kasus,a�? kata Ketua LPA Kota Mataram Nyanyu Ernawati pada Lombok Post.

Mantan anggota DPRD Kota Mataram itu membenarkan, predator dari kasus kekerasan itu adalah orang-orang terdekat. “Saya sedih kalau lihat ada kasus pelecehan seksual, kalau bisa angka ini di tahun 2018, bisa menjadi nol kasus,a�? harap Nyanyu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Meningkatnya angka kekerasan seksual di tahun 2017 ini disebabkan dua kemungkinan. Pertama karena keinginan masyarakat untuk melaporkan kejadian itu mulai tinggi. Kedua, karena fakta kasusnya memang semakin banyak.

Menanggapi fenomena ini, Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengaku prihatin. Ia berjanji akan berusaha mencari solusi yang tepat agar anak-anak di Kota Mataram ini benar-benar terlindungi.

“Tapi ini tidak bisa hanya kami pemerintah yang bergerak. Semua masyarakat harus terlibat. Harus peduli!” tegasnya.

Sementara Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram, Fuad Sofian Bamasaq mengatakan, ada keterlibatan teknologi dan sosial media yang membuat kasus ini meningkat. “Dalam pengamatan saya, teknologi, smartphone, dan sosial media menjadi faktor utama,” cetusnya.

Kini, anak-anak hingga orang tua bisa mengakses apapun dengan mudah. Apa yang mereka lihat itu kemudian dipraktekkan.

a�?Sosialisasi harus dilakukan secara rutin, dari tokoh perempuan, tokoh agama. Mari kita jaga anak-anak kita agar terhindar dari kekerasan,a�? tandasnya. (cr-tea/r5)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost