Lombok Post
Headline Selong

Hotel Jangan Caplok Lahan Publik

MEMESONA: Salah seorang pengunjung tengah mengabadikan keindahan Pantai Cemara di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru kemarin (21/12). TONI/LOMBOK POST

SELONG-Investasi di Lombok Timur (Lotim) dari tahun ke tahun menunjukkan trend positif. Sejumlah investor terus berinvestasi di Lombok Timur. Salah satunya yakni PT Resort Beach Lombok yang siap membangun Alila Hotel di wilayah Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru. Namun, Bupati Lotim Ali BD menegaskan kepada pihak investor yang ingin membangun hotel agar tidak hanya berencana saja namun tidak merealisasikan pembangunan hotelnya.

“Jangan sampai ini hanya menjadi rencana saja. Kita harap ini betul-betul terlaksana. Karena keberadaan hotel baik secara ekonomi dan pembangunan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Ali BD saat peletakan batu pertama pembangunan Hotel Alila di Desa Seriwe Jerowaru.

Pernyataan Ali BD ini menyinggung sejumlah investorA� yang dianggapnya tidak beres. Dimana mereka hanya berencana membangun hotel dan mengurus segala perizinan pemerintah namun tak kunjung membangun. “Ada lahan 380 hektare dikuasai investor namanya PT ESL. Tapi modalnya hanya Rp 600 juta. Mereka ternyata mencari izin untuk investor. Makanya nggak bangun-bangun, ini namanya ‘PT Akan’,” sindir Ali BD.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sehingga, ia juga menyorot pihak BKPM dan BKPMD jangan hanya menghitung investasi dari kehadiran ‘PT Akan’ ini. Untuk itulah, ia tegas membuat kebijakan bagi investor yang mau berinvestasi di Lotim agar memberikan jaminan dengan menyimpan uangnya di Bank Pemerintah Daerah.

Selain itu, kepada investor yang ingin membangun hotel di Lotim, khususnya di kawasan dekat pantai, Ali BD mengingatkan beberapa hal. Yang paling penting menurutnya jangan sampai pihak hotel mengambil are publik seperti yang sudah banyak terjadi di NTB khususnya Lombok. Pengelola hotel diminta tetap mematuhi aturan menyediakan area publik 100 meter dari bibir pantai. “Ini wajib dipatuhi. Saya tidak ingin pariwisata Lotim itu seperti Senggigi. Area publik dikuasai oleh pihak hotel,” tegas pria berkacamata hitam tersebut.

Karena ia mengaku pernah memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan di kawasan wisata Senggigi. Pasa saat berjalan di sekitaran Pantai Senggigi, oleh satpam pengelola hotel justru ia dilarang untuk berada di kawasan pantai yang harusnya menjadi area publik. Dengan alasan, di kawasan tersebut terdapat sejumlah fasilitas milik hotel. “Mereka yang salah menaruh fasilitasnya di area publik. Ini sudah salah tapi dibiarkan dan tidak pernah dipikirkan. Makanya saya tidak mau pariwisata Lotim seperti Senggigi,” ungkapnya.

“Tidak boleh nasib pantai kami seperti di Senggigi,” ujarnya menekankan.

Sementara Direktur PTA� Resort Beach Lombok Budi Nuryanto selaku pengelola Alila Hotel mengaku siap mematuhi aturan dan mengikuti arahan Bupati Lotim. Mereka berjanji segera merealisasikan bangunan hotel bintang lima di kawasan Desa Serie Kecamatan Jerowaru tersebut. “Setelah peletakan batu pertama ini, kami targetkan pembangunannya selesai Januari 2019. Maksimal Juni 2019 sudah bisa diresmikan,” jelas pria tersebut kepada wartawan.

Terkait area publik 100 meter dari bibir pantai, ia juga mengaku siap menyediakannya. Karena, memang hal tersebut sesuai aturan Perundang-undangan. “Malah itu akan menjadi landscape pemandangan bagi hotel kami. Kalau terlalu dekat dengan pantai juga bisa merusak fasilitas kami kalau terjadi pasang. 100 meter itu jarak yang ideal dari bibir pantai,” pungkasnya. (ton/r2)

 

Berita Lainnya

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post