Lombok Post
Headline Politika

2017 Empat Pasangan Deklarasikan Diri, Diawali Suhaili, Ditutup Dr Zul

UNTUK RAKYAT: Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor satu HM Suhaili FT dan HM Amin DOK/LOMBOK POST

MATARAM– Tahun 2017 benar-benar membuat hati para bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTB berdegub kencang. Tahun ini menjadi penentu kepastian mereka berlaga pada 2018 mendatang.

Paket Suhaili-Amin menjadi yang pertama memastikan kesiapannya berlaga. Dalam sebuah acara di Praya, Lombok Tengah 30 September lalu, keduanya bertemu. Di hadapan ribuan masyarakat yang memadati lapangan tempat acara dilangsungkan, mereka mengumumkan diri.

Kendati menolak menyebutnya sebagai deklarasi, pengumuman tersebut menjadi pengumuman paket pertama. “Ibarat pengantin, ini baru akad nikah, belum resepsi,” kata sang calon pendamping, HM Amin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Pengumuman itu sukses mengejutkan banyak pihak, karena sejatinya, Ahyar-Mori adalah yang sudah lebih lama disebut-sebut bakal melangsungkan deklarasi pertama. Agendanya beberapa kali molor. Dari tengah tahun, mundur menuju Agustus, lalu September, dan akhirnya terealisasi 1 Oktober. Tepat sehari setelah Suhaili-Amin mencuri start pengumuman.

Kendati didahului pengumumannya, bukan berarti Ahyar-Mori kalah saing. Paket ini sukses memobilisasi belasan bahkan ada yang mengkalkulasi puluhan ribu massa ke Masbagik, Lombok Timur. Baru melangsungkan Deklarasi pada 1 Oktober sore, mereka sudah unjuk kekuatan sejak pagi. Massa silih berganti berdatangan. Ada yang datang pagi, siang, dan sore. Ada pula yang mengikuti acara sedari pagi hingga sore.

“Kami mohon doa restu, Insya Allah NTB yang makin baik akan kami perjuangkan,” teriak Ahyar dari atas podium.

Tak tanggung-tanggung, H Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra datang langsung. Dia meminta masyarakat NTB yang dulu mayoritas mendukungnya saat pilpres menghadapi Jokowi, memilih Ahyar-Mori dalam Pilgub 2018. Baginya Ahyar dan Mori adalah sosok terbaik untuk NTB.

“Memenangkan Ahyar-Mori berarti anda semua membantu saya dalam pilpres mendatang,” seru Prabowo.

22 November giliran Ali-Sakti yang memastikan diri. Tanpa deklarasi dengan pengerahan ke lapangan terbuka layaknya Suhaili-Amin atau Ahyar-Mori, Ali-Sakti mengumumkan diri dengan datang langsung ke KPU NTB.

“Deklarasi itu mengumumkan diri, tak perlu pakai yang begitu-begitu, ini saja cukup,” kata Ali.

Dalam kedatangannya itu, ia membawa serta satu truk berisi lebih dsri 300 ribu formulir dukungan salinan KTP. Maju melalui jalur independen, Ali menegaskan dirinya bersama Sakti siap memenangkan pertarungan.

“Kita mau menang ini,” katanya dengan logat yang khas, namun tak menampik kandidat lain juga kuat.

7 Desember, Suhaili-Amin akhirnya melengkapi pengumuman selanjutnya dalam deklarasi resmi yang juga masih diadakan di Praya, Lombok Tengah. Kali ini dalam deklarasi tersebut, dilakukan penyeraham SK DPP Golkar sebagai penanda kepastian kendaraan. Plus Nasdem yang sudah lebih dahulu, kini Suhaili-Amin mantap maju. Mereka sekaligus mempupus harapan kandidat lain yang masih coba-coba mendekati Golkar.

Di penghujung tahun besok, tepatnya 31 Desember, giliran Zul-Rohmi yang akan mengumumkan diri dalam sebuah acara di Pancor, Lombok Timur. Kendati dibantah sebagai sebuah deklarasi, acara yang membawa serta sejumlah kandidat Demokrat untuk Lombok Barat, Lombok Timur, dan Kota Bima itu menjadi titik balik paket kuda hitam yang kini menjelma menjadi penantang serius itu.

Terbukti PKS dan Demokrat yang kini sudah bersepakat, plus PKB dan PAN yang membuka opsi turut masuk dalam gerbong pendukung. Pergerakan yang masif jelang pendaftaran tentunya bisa memberi efek kejut yang baik.

“Mohon doa dan dukungan (semua,Red) berjalan baik,” kata Rohmi terkait progres pergerakannya ke tengah masyarakat. (yuk/r4)

 

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost