Lombok Post
Headline Metropolis

Target 3,5 Juta Wisatawan Terlampaui

Seorang wisatawan asik berjemur di pinggir ppantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

BERGAIRAHNYA sektor pariwisata NTB ditandai dengan target 3,5 juta kunjungan wisatawan NTB sepanjang 2017 yang sudah terlampaui. Hingga kemarin, total tercatat NTB telah dikunjungi 3.508.903 wisatawan. Sebanyak 2.078.654 orang adalah wisatawan nusantara, dan 1.430.249 lainnya wisatawan mancanegara.

Angka kunjungan wisatawan ke NTB tersebut terungkap dalam Dalam Refleksi Akhir Tahunn Pariwisata NTB yang dihadiri seluruh pemangku kepentingan utama sektor pariwisata NTB di Dinas Pariwisata NTB, kemarin (19/12).

Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal mengungkapkan, pencapaian angka kunjungan wisata tahun 2017 tersebut, menjadi tonggak untuk kian berikhtiar dengan seluruh pemangku kepentingan utama, mewujudkan target 4 juta wisatawan tahun 2018.

Angka kunjungan wisata itu kata dia diinput pihaknya dari data Badan Pusat Statistik NTB yang mencatat angka hunian hotel berbintang di NTB dan angka kunjungan wisatawan mancanegara yang melalui penerbangan internasional.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Angka tersebut juga didapat dari Angkasa Pura I yang mengelola Lombok International Airport, dari Dinas Perhubungan NTB, Pelindo III, ADPEL Pemenang, ASDP Lembar. Data-data itu juga dilengkapi hasil peninjauan lapangan Dinas Pariwisata NTB.

Antara lain peninjauan lapangan dilakukan di Lombok International Airport, Pelabuhan Penyeberangan Lembar, penyeberangan 24 kapal cepat dari Bali menuju ke Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, kunjungan kapal pesiar melalui Lembar, kunjungan melalui Yacht, dan juga wisatawan dengan kapal cepat dari Benoa ke Bangko-Bangko, serta pelabuhan arus kedatangan wisatawan melalui Pelabuhan Sape di Bima.

a�?Untuk tahun 2017, kita juga adan kunjungan kapal Phinisi yang tidak terjadwal,a�? kata Faozal.

Adapun data kunjungan wisatawan yang tercatat yakni 2.164.024 orang melalui bandara udara. Terdapat 11 trip kedatangan kapal di pelabuhan Lembar dengan wisatawan sebanyak 290.000 orang. Semenatara di tiga gili, terdapat 24 fast boat yang dengan kapasitas angkut sejumlah 558.909 orang wisatawan asing.

a�?Cruise selama 2017 membawa 13.970 wisatawan, Pelindo 221.000 wisatawan, dan pintu masuk lainnya 261.000 wisatawan,a�? ungkap dia.

Dengan itu semua, seluruh pemangku kepentingan sektor pariwisata NTB menatap 2018. Dinas Pariwisata NTB kata Faozal telah memulainya dengan melaunching kalender event pariwisata Lombok-Sumbawa 2018 di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata NTB, 13 Desember 2017. Setidaknya ada 15 kegiatan besar yang bakal dilaksanakan di NTB sepanjang 2018.

Kegiatan itu di antaranya, Rinjani 100 yakni lari melintasi Gunung Rinjani tingkat internasional, juga ada Pesona Khazanah Ramdhan 16 Mei s/d 13 Juni, Mantar Paragliding XC Open 15-18 Juli, dan Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 18 Agustus sampai 16 September.

Selanjutnya, Festival Pesona Moyo 10 September s/d 8 Oktober, Festival Pesona Senggigi 20 September, Rinjani Golf Tournament November, Pesona Desa Wisata, dan Festival Lawata pada November serta Festival Pesona Bau Nyale.

Ia menambahkan, maskapai penerbangan AirAsia bahkan berkomitmen terus mendukung flight Kuala Lumpur dan Lombok. Saat ini, melalui AisrAsia Indonesia, tengah disiapkan penambahan penerbangan dari Kuala Lumpur. Sehingga manakala ini mewujud, maka penerbangan ke Kuala Lumpur akan menjadi tiga penerbangan dalam sehari.

Sementara itu, dalam refleksi akhir tahun kemarin, Dispar NTB juga menyerahkan dukungan sarana dan prasarana pariwisata 2017 sebanyak 47 paket. Paket-paket tersebut adalah pembenahan Destinasi Wisata di seluruh kabupaten/kota di NTB.

Di tempat yang sama, Ketua PHRI NTB L Abdul Hadi Fhaisal mengatakan, refleksi akhir tahun sangat penting bagi semua pelaku wisata. Hal ini memonitor mereka untuk mengupayakan kekompakan dalam mendukung pariwisata NTB.

a�?Ini bisa jadi evaluasi buat kita,a�? ujarnya.

Dia melanjutkan, kegiatan refleksi tersebut akan menjadi cikal bakal untuk saling mengoreksi kekurangan masing-masing stakeholder. Mereka bisa mencari titik lemah dan mendukung satu sama lain. a�?Hasil hari ini berkat kerja sama seluruh stakeholder,a�? katanya.

Terpisah, Sekda NTB H Rosiady Sayuti mengapresiasi capaian yang telah dicapai Dinas Pariwisata NTB tersebut. Terlebih lagi sektor pariwisata NTB tahun 2017 sebetulnya memiliki tantangan yang tak mudah, menyusul meletusnya Gunung Agung di Bali. Meletusnya gunung tersebut menyebabkan bandara ditutup.

a�?Sungguh Dinas Pariwisata NTB telah melakukan kerja keras melampaui target tersebut,a�? tandas Rosiady.

a�?Ini hasil kerja sama semua stakeholder,a�? tambahnya.

Ia mengatakan, semua stakeholder telah berhasil membangun keyakinan agar wisatawan tetap datang. Hal ini yang kedepannya terus ditingkatkan, agar pariwisata NTB tetap bisa memberi jaminan pada semua wisatawan.

a�?Akan ada SOP yang disiapkan untuk memberi keyakinan bahwa mereka tetap aman di NTB,a�? tandasnya. (fer/r8)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost