Lombok Post
Headline Sumbawa

Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Sumbawa

PERANG LAWAN NARKOBA : Penggerebekan pesta narkoba di salah satu rumah lingkungan BTN Bukit Permai, kemarin. Mega/Radar Sumbawa

SUMBAWA-Polres Sumbawa berhasil membekuk tiga pelaku pesta narkoba di BTN Bukit Permai Blok B Nomor 22, kemarin siang. Dari penggerebekan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa delapan poket sabu seberat 7,20 gram.

Data yang dihimpun Radar Sumbawa (Lombok Post Group), tiga orang pelaku adalah MT,48 tahun, yang beralamat di BTN Bukit Permai Blok B Nomor 22. Selanjutnya MS dengan alamat yang sama, dan EP, 33 tahun, yang beralamat di Jalan Brang Biji.

Pada saat ditangkap, ketiganya sedang melakukan pesta sabu. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan diamankan barang bukti berupa satu buah bong beserta pipetnya yang masih berisi sabu. Dua buah korek gas, satu gunting dan uang tunai sebesar Rp 4, 2 juta. Dari keterangan salah satu pelaku,uang itu berasal dari penjualan sabu tersebut.

”Selanjutnya mereka kami amankan ke Sat Res Narkoba Polres Sumbawa untuk pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. MT merupakan pengedar, MS kurirnya, dan EP itu pengguna atau pembeli,” kata Kasat Res Narkoba Iptu Mulyadi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dari keterangan MT setelah dilakukan interogasi, barang tersebut berasal dari Mataram. Selanjutnya dibawa ke Sumbawa dan sudah diedarkan sebanyak 2 gram. Sebelumnya, ketiga pelaku tersebut merupakan target pada saat operasi antik tahun 2017 lalu. Mulyadi mengaku ketiga target tersebut sulit ditemukan lantaran sering berpindah-pindah tempat.

”Kalau di sumbawa pengedaran di atas 5 gram sudah termasuk pengedar besar,a��a�� ujarnya.

Dikatakan, pengedar dikenakan pasal 114 dengan ancaman 5 sampai 20 tahun penjara. Kurir dikenakan Pasal 112 dan Pasal 127A� UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman 5 sampai 15 tahun penjara. Sedangkan pengguna yang tertangkap tangan sedang membeli barang haram tersebut dikenakan pasal 112 dengan ancaman 5 tahun penjara.

Selanjutnya Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan,pengembangan dan koordinasi dengan direktorat Res Narkoba Polda NTB. Berdasarkan keterangan pelaku, barang dibeli di Mataram.(cr-ega/r4)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost