Lombok Post
Bima - Dompu Headline

Akibat Cuaca Buruk, 4.043 Hektare Lahan Jagung Rusak

RUSAK : Lahan jagung yang rusak akibat angin puting beliung di Desa Kala, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, Senin (29/1). Yety/Radar Tambora

BIMA a�� Bencana angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Donggo dan Soromandi, Senin (29/1). Akibatnya, 4.043 hektare lahan jagung di dua kecamatan itu rusak parah.

Jumlah keseluruhan luas lahan pertanian di dua kecamatan tersebut 11.923 hektare. Yang rusak akibat angin puting beliung seluas 4.043 hektare. Diantaranya, Desa Ndano Naa��e, luas lahan yang ditanami 1.200 hektare, yang rusak 480 hektare.A�Desa Bumi Pajo, luas lahan yang ditanami 1.250 hektare, yang rusak 625 hektare. Desa Rora, luas lahan yang tanami 1.400 hektare dan luas yang rusak 635 hektare.

Untuk Desa Palama, luas lahan yang ditanami 700 hektare, yang rusak seluas 175 hektare. Desa Mbawa, luas lahan yang ditanami 3.677 hektare dan luas kerusakan 1.286 hektare. Di Desa Mpili, luas lahan yang ditanami 963 hektare dan yang rusak 144 hektare.

Untuk Desa O’o, luas lahan yang ditanami 890 hektare, yang rusak 222 hektare. Desa Kala, luas lahan yang ditanami 1.020 hektare dan yang rusak 306 hektare. Untuk di Desa Doridungga, luas lahan yang ditanami 850 hektare dan yang rusak seluas 170 hektare.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri melihat langsung kondisi kerusakan tersebut. Di Desa Kala, bupati tidak hanya meninjau luas lahan pertanian yang rusak. Tetapi sekaligus melihat kerusakan rumah warga akibat angin puting beliung. Di Desa Kala, ada tiga unit rumah warga yang rusak berat dan di 15 unit rumah warga rusak ringan.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri pada kesempatan itu meminta warga bersabar dalam menghadapi cobaan. Warga harus tetap waspada, karena cuaca masih buruk dan rentan terjadi bencana.

Ia juga mengimbau Kepala Desa Kala agar dapat melihat situasi ketika akan terjadi bencana. Kemudian mengarahkan warga ke satu tempat yang lebih aman dan tetap waspada. Kepala Desa Kala juga diminta untuk bersurat ke BPBD Kabupaten Bima untuk melatih masyarakat tentang kesiapan ketika akan terjadi bencana.

a�?Satpol PP akan membantu memperbaiki rumah warga yang rusak parahA� melalui dana urunan dari kepala OPD dan kabag- kabag di lingkup sekretariat daerah, dana pribadi saya dan juga wakil bupati,a�? kata bupati.

Selaiin kerusakan jagung di Kabupaten Bima, angin kencang A�juga merusak puluhan hektare lahan jagung di Kelurahan Panggi dan Nitu, Kota Bima. Sebagian besar tanaman jagung di area tersebut patah. Akibat kejadian itu, petani mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Sahwan, warga Kelurahan Panggi mengaku, kerusakan tanaman jagung terparah rata-rata di dataran luas. Terutama di area yang sedikit pepohonan.

a�?Tidak semua jagung warga itu rusak, hanya kerusakan di beberapa titik saja,a�? katanya, kemarin.

Beberapa petani di wilayah tersebut mengaku tidak menyangka angin tersebut akan menghajar tanaman mereka. Sebab, peristiwa seperti ini baru pertama kali terjadi. a�?Kita hanya bisa bersabar, karena ini bencana,a�? kata Amrun, petani asal Oi Niu. (yet/jw/r4)

 

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost