Lombok Post
Metropolis

Gubernur Tak Gubris Tawaran Andy

Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi. SIRTU/LOMBOK POST

MATARAM-Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi sama sekali tak menggubris pernyataan Direktur Utama PT Daerah Maju Bersaing (DMB) Andy Hadianto yang tak sanggup dana Rp 400 miliar penjualan saham beres pada 16 Februari. Gubernur memastikan, pemerintah tak akan mundur dari deadline waktu 16 Februari 2018.

a�?Kan kita minta Februari. Kok ditawar?a�? kata TGB saat ditanya terkait kesanggupan PT DMB melunasi bulan Maret mendatang, kemarin (6/1).

Dia menegaskan, bila permintaan itu tidak dipenuhi, maka pemprov sebagai pemilik saham berhak menggunakan jaksa pengacara negara karena itu hak daerah. a�?Tidak boleh satu rupiah pun hak daerah tidak tertunaikan,a�? tegasnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Pemprov akan terus memantau apakah uang tersebut sudah diberikan atau tidak. Rekening PT DMB ada di Bank NTB, pemprov akan selalu mengaudit berapa uang yang sudah masuk dan berapa yang belum.

a�?Kita audit terus,a�? katanya.

Dijelaskannya, peran kepala daerah bersama legislatif adalah mempertimbangkan dan memutuskan bersama penjualan saham. Tiga pemegang saham yakni Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sumbawa dan Pemprov sama-sama sudah sepakat, baik eksekutif maupun legislatif masing-masing sudah sepakat menjual.

Terkait harga, tentu harus dibayar dengan harga yang wajar. Semua urusan bisnis diserahkan ke PT DMB selaku wakil pemerintah. Ia mendapat laporan Rp 300 miliar sudah ditransfer, kemuadian masih ada sisa. Sisa pembayaran saham itulah yang harus segera dibayar dengan tenggat waktu 16 Februari.

a�?Ya kita tunggu,a�? katanya.

Sebelumnya, Kepala Biro Perekonomian NTB Lalu Ahmad Aulia mengatakan, rencananya Rabu ini tim pemprov akan bertemu dengan PT DMB. Mereka akan sama-sama membahas soal nilai sisa saham yang belum disetor.

a�?Masih ada perbedaan data yang harus disinkronkan,a�? ungkapnya. (ili/r8)

 

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost