Lombok Post
Headline Kriminal

Polisi Tangkap Kurir Sabu dari Aceh

KURIR SABU: Petugas membawa MR (kedua dari kanan) dari sel tahanan Polda NTB, kemarin (9/2). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Narkotika jenis sabu seberat 174,24 gram nyaris beredar di wilayah Lombok. Upaya tersebut digagalkan tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB di Lombok Internasional Airport (LIA), Lombok Tengah (Loteng).

Bersama sabu itu, polisi menangkap pria dengan inisial MR, 25 tahun. Pemuda asal Aceh tersebut merupakan kurir yang membawa sabu ratusan gram itu.

Penangkapan MR berawal dari informasi adanya sabu yang akan masuk ke wilayah Lombok. Narkotika itu dibawa seseorang yang menumpang pesawat Batik Air dan tiba di LIA sekitar sore hari, Sabtu (3/2).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

Informasi itu ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan. Kasubdit I Ditresnarkoba Polda NTB AKBP Cheppy Ahmad Hidayat mengatakan, tim awalnya kebingungan. Sebab, informasi yang diterima sangat minim.

a�?Saat itu kita tidak pegang data banyak. Cuma informasi kalau ada sabu yang di bawa dari Aceh menuju Lombok,a�? kata Cheppy, kemarin (9/2).

Setelah tiba di LIA, petugas mendapati pesawat Batik Air telah mendarat dan sebagian penumpangnya sudah meninggalkan bandara. Tak patah arang, mereka menyisir beberapa bagian bandara. Mencocokkan ciri pelaku dengan sejumlah penumpang yang masih terlihat menunggu.

a�?Kita lihat satu orang yang cirinya mirip. Dia lagi duduk di halte bandara, menunggu jemputan,a�? ujarnya.

MR lantas dihampiri petugas. Guna menghindari kecurigaan pelaku, petugas berpura-pura menawari MR mobil untuk mengantarnya ke Mataram. Di sela tawaran itu, polisi mengorek identitasnya.

Pelaku mengaku berasal dari Aceh. Keterangannya itu semakin menguatkan dugaan bahwa MR merupakan kurir yang membawa sabu. Cheppy mengatakan, setelah pengakuan tersebut, petugas menggiring MR ke pos penjagaan, untuk digeledah.

a�?Kita tanyakan asalnya dari mana, untuk meyakinkan. Ternyata benar, pelaku mengaku dari Aceh,a�? kata Cheppy.

Saat digeledah, tidak terdapat sabu di dalam barang bawaan pelaku. Sabu justru ditemukan petugas ketika dilakukan penggeledahan badan.

Dua poket sabu ukuran besar dengan berat masing-masing 83,76 gram dan 90,48 gram.. Barang haram tersebut disembunyikan pelaku di selangkangannya. MR mengemas sabu dengan dua plastik bening yang ditempel di sela pahanya menggunakan perekat.

a�?Sabunya disembunyikan pelaku di selangkangan, makanya lolos dari pemeriksaan X-Ray,a�? terang Cheppy.

Selain sabu, petugsa juga mengamankan dua unit handphone sebagai sarana komunikasi pelaku dengan penjemputnya di Lombok. Ada juga uang sejumlah Rp 550 ribu, satu lembar tiket pesawat, dan satu lembar kertas booking.

Cheppy mengatakan, untuk saat ini MR masih diduga sebagai kurir. Sabu yang dia bawa, rencananya akan diambil seseorang dengan inisial W. a�?Dugaan kita kurir. Karena memang setibanya dia di Lombok, sudah ada yang menjemput,a�? ungkapnya.

Kebutuhan ekonomi menjadi alasan MR untuk menjadi kurir sabu dari Aceh ke Lombok. Menurut pengakuannya, sekali mengantar sabu, dia diberi upah sebesar Rp 5 juta. Meski bertentangan dengan hukum, pria yang tidak tamat SD memilih risiko tersebut.

a�?Butuh uang, untuk sehari-hari,a�? aku MR singkat.

Atas perbuatannya, polisi menjerat MR dengan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukumannya mencapai 20 tahun penjara.(dit/r2)

 

Berita Lainnya

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost