Lombok Post
Metropolis

TGB Dianugerahi Gelar a�?Tuanku Iman Nan Adila�?

DIANUGERAHI GELAR: Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi menerima gelar “Tuanku Imam Nan Adil” dari Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Sumatera Barat. Di ponpes tersebut, diundang berceramah dalam tabligh akbar. HUMAS FOR LOMBOK POST

PADANG-Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi dianugerahi gelar a�?Tuanku Imam Nan Adila�? oleh pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin A�Ringan-Ringan, Sumatera Barat. Gelar tersebut karena orang nomor satu di NTB ini dinilai telah berikhtiar mengayomi umat dengan keadilan dan kealiman untuk terwujudnya bangsa Indonesia yang rahmatan lil ‘alamin.

Gelar tersebut diserahkan langsung pimpinan Ponpes Nurul Yaqin A�Ringan-Ringan KH Almuhdil Karim, Kamis (8/2). Sepanjang pekan ini, TGB memang berada di Sumatera Barat untuk menghadiri sejumlah kegiatan. Antara lain menjadi pembicara dalam salah satu rangkaian peringatan Hari Pers Nasional. Selain itu, TGB juga memberi kuliah umum di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Regional Sumatera Barat.

TGB menerima gelar tersebut di sela Tabligh Akbar di pondok pesantren Nurul Yaqin, yang disaksikan seluruh pengurus, pengajar dan ratusan santri.A�Saat itu, Gubernur TGB menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas gelar tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Selanjutnya saat menyampaikan tausyiah dalam tabligh akbar itu, TGB menyampaikan bahwa di pondok pesantren, para santri tidak hanya belajar soal ilmu. Tidak hanya belajar tentang hukum halal dan haram. Tetapi santri juga diajarkan tentang apa yang pantas dan tidak pantas.

“Kita tidak sekedar diajarkan hukum. Tetapi kita diajarkan bagaimana berperilaku sebagai muslim yang baik,” jelas Gubernur TGB.

Gubernur mengisahkan cerita TGKH M Zainuddin Abdul Majid, seorang pahlawan nasional dari NTB yang juga kakeknya, menuntut ilmu di Makkah. Ketika beliau, kata TGB bercerita, yang diantarkan oleh kedua orang tuanya menemui Maulana Syeikh Hasan Muhammad Al Masysyath dengan maksud ingin menuntut ilmu. Pertanyaan pertama yang diajukan oleh Maulana Syeikh Hasan Muhammad adalah apakah engkau sudah khatam kitab Ta’limul Muta’alim.

a�?Bukan berapa surah Alquran yang dihafal,” kata gubernur.

Kitab Ta’limul Muta’alim adalah kitab yang berisikan bab-bab tentang adab-adab dalam menuntu ilmu. Seperti hakekat ilmu, hukum mencari ilmu, niat mencari ilmu, cara memilih guru, cara menghormati ilmu dan guru dan masih banyak lagi terkait adab-adab mencari ilmu.

Dengan mempelajari adab-adab menuntut ilmu, menurut Gubernur TGB, akan membawa keberkahan pada ilmu yang kita miliki itu.

“Jika kita bisa melihat rupa dari keberkahan itu, pasti akan kita kejar ke mana pun ia berada,a�? ktanya.

Karena ilmu katanya melanjutkan, boleh saja tidak terlalu banyak. Tetapi kalau ada keberkahan, maka Allah akan jadikan perhiasan dalam kehidupan kita. Jadi, kata gubernur yang meraih penghargaan Best Leadership Award tahun 2017 itu, kalau kita punya ilmu mari kita berdoa supaya ilmu kita diberkahi, supaya membawa kemaslahatan dunia dan akhirat untuk kita. (kus/r8)

 

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post