Lombok Post
Headline Kriminal

Cek Kesiapan Pengamanan Pilkada, Pangdam Kunjungi Korem 162/WB

CEK KESIAPAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto saat mengunjungi Korem 162/WB, mengecek kesiapan pasukan TNI AD dalam pilkada serentak di NTB, kemarin (13/2). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM- Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto memeriksa kesiapan TNI Angkatan Darat (AD) dalam membantu pengamanan Pilkada serentak di NTB. Kemarin (13/2), pria yang baru dilantik sebagai Pangdam awal Februari ini bertandang ke Korem 162/Wira Bhakti.

Dalam kunjungannya, Benny membawa misi dari Panglima TNI, terkait peran mereka selama pelaksanaan pilkada. Yakni, keberadaan TNI yang harus netral. Tidak memihak terhadap salah satu calon yang bertarung untuk menjadi kepala daerah.

a�?Ini menjadi misi dari Panglima. Bahwa TNI harus netral, tidak melibatkan diri dalam politik praktis,a�? kata Benny.

Mengenai kunjungannya kemarin, jenderal bintang dua ini mengatakan, sebagai panglima baru TNI AD di wilayah Kodam Udayana, dirinya perlu untuk mengenalkan diri. Ini juga sebagai upaya, menyemangati prajurit untuk terus meningkatkan kinerja.

a�?Support untuk prajurit. Lebih semangat lagi dalam bekerja,a�? ujar dia.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

Bagaimana dengan pilkada? Kata Benny, jajarannya sudah sangat siap membantu pengamanan pilkada. Jumlah kekuatan yang diturunkan pun cukup proporsional untuk memback-up anggota kepolisian, selama tahapan pilkada.

a�?Kita yakin akan tetap kondusif. Pengamanan dari TNI juga dilakukan secara maksimal,a�? katanya.

Jajaran TNI memang akan berupaya maksimal untuk pengamanan pilkada. Bahu membahu bersama kepolisian, untuk menjaga kondusivitas keamanan selama pelaksanaan pesta demokrasi. Untuk itu, Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf mengatakan, prajuritnya sudah diberi pembekalan menghadapi pilkada.

a�?Babinsa dan Danramil sudah di briefing,a�? kata Farid.

Pembekalan itu terkait pemetaan keamanan wilayah. Mana wilayah rawan terjadi konflik selama proses pilkada dan mana yang landai. Danrem mengatakan, pemetaan tersebut, bukan terkait dengan memenangkan salah satu calon.

a�?Bukan untuk itu. Tapi, untuk pasukan. Di wilayah mana yang kita tempatkan pasukan lebih banyak dan mana yang tidak,a�? ujarnya.

Selain pemetaaan wilayah, Danrem sempat menyinggung masalah netralitas TNI. Menurut dia, peran TNI dalam pilkada bukan untuk pemenangan kepala daerah. Tugas pokok mereka adalah melakukan pengamanan setiap tahapan pilkada.

a�?Tugas kita selaku pengamanan pemilu. Bukan untuk dilibatkan atau melibatkan dalam pemenangan,a�? tegas Farid.

Guna memastikan netralitas prajurit TNI, kata Farid, pengawasan akan dilakukan langsung Mabes TNI. Dari Mabes, diterjunkan tim penyidik internal. Mengawasi dan memantau setiap wilayah yang menyelenggarakan pilkada.

a�?Ada penyidik internal, mereka akan melihat apakah betul anggota TNI itu netral selama pilkada,a�? beber dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost