Lombok Post
Kriminal

TNI-Polri Jamin Pilkada NTB Aman

TETAP SOLID: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan Kapolda NTB Brigjen Pol Firli diangkat sejumlah prajurit TNI usai apel gabungan sinergitas TNI Polri di Polda NTB, kemarin (14/2). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-TNI Polri terus memperkuat sinergitas dalam pengamanan pilkada serentak di NTB. Stabilitas keamanan daerah menjadi jaminan yang diberikan TNI dan Polri selama proses tahapan pilkada.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto mengatakan, walaupun berbeda tugas dan fungsinya, TNI dan Polri harus tetap solid. Khususnya untuk pelaksanaan pengamanan pilkada serentak di NTB.

a�?Hari ini (kemarin, Red), saya tampil dengan penuh kebanggaan di depan wajah sinergitas TNI Polri di NTB,a�? kata Pangdam dalam apel gabungan sinergitas TNI Polri di Polda NTB, kemarin (14/2).

Menurut Benny, kehadiran TNI Polri yang solid, akan memberikan jaminan stabilitas kemananan untuk masyarakat. Masyarakat pun tidak perlu khawatir untuk menentukan pilihan sesuai hati nuraninya.

a�?Karena ada jaminan dari aparat TNI dan Polri, tidak ada tekanan, masyarakat bisa menyuarakan hak politiknya dengan bebas,a�? ujarnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

Jaminan keamanan dari TNI dan Polri akan diwujudkan dengan patroli bersama. Pengawasan ini untuk menjaga tempat pemungutan suara (TPS) hingga wilayah-wilayah yang dinilai rawan akan konflik pilkada.

Benny mengatakan, TNI harus bisa menempatkan dirinya secara proporsional. Misalnya, selama proses pengamanan di hari pencoblosan nanti, TNI tidak boleh masuk ke dalam TPS. Hal tersebut dilarang untuk menjaga netralitas TNI.

a�?Tidak bisa masuk TPS sembarangan. Tempatkan diri dengan proporsional, jaga netralitas,a�? tegas jenderal bintang dua ini.

Mengenai netralitas TNI, Mayjen Benny kembali menegaskan bahwa jajarannya tetap menjaga hal tersebut. Apalagi, Panglima TNI sudah beberapa kali menekankan mengenai persoalan netralitas prajuritnya.

Benny menambahkan, bila terjadi indikasi adanya prajurit TNI yang tidak netral, maka komandannya harus bertanggung jawab. a�?Kami semua menitipkan kepada masyarakat, kalau ada prajurit kami, yang tidak netral, monggo dilaporkan,a�? harap Benny.

a�?Pimpinan Polri dan TNI memberi jaminan akan memproses masalah itu. Karena kita sudah komitmen untuk netralitas, memberi jaminan kepada masyarakat untuk stabilitas keamanan,a�? kata dia.

Lebih lanjut, Benny berharap soliditas dan sinergitas yang sudah terbangun agar tetap dipertahankan dan ditingkatkan karena pimpinan TNI Polri telah memiliki kesepakatan untuk tetap menjaga netralitas TNI Polri dalam Pilkada serentak Juni mendatang, kegiatan seperti ini akan memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa pilkada 2018 di NTB akan berjalan aman dan damai.

Sementara itu, Kapolda NTB Brigjen Pol Firli mengatakan, kondisi masyarakat NTB sangat heterogen. Meski demikian, pihaknya percaya tidak akan terjadi permasalahan atau konflik selama dan sesudah pilkada serentak Juni nanti.

a�?Terkait dengan tugas pengamanan pilkada NTB, kedepankan sinergitas TNI Polri sehingga seluruh kegiatan di NTB kita dapat lakukan secara bersama-sama untuk kepentingan bangsa dan negara,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost