Lombok Post
Selong

Albothyl Masih Beredar di Lotim

SELONG-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan surat edaran untuk tidak menggunakan Albothyl. Karena, obat tersebut dianggap memiliki efek samping yang membahayakan kesehatan.

Hanya saja pantauan koran ini di beberapa apotek di wilayah Lotim masih menjual Albothyl. Pertama, koran ini mencari tahu di apotek Kimia Farma.

Di tempat tersebut, terpampang bebas di rak obat. A�Dari ukuran 50 mililter hingga 100 mililiter.

Penjaga apotek yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, dia tidak mencabut produk Albothyl dikarenakan belumA� ada perintah dari atasannya. Tak hanya itu, mereka belum mendapatkan imbauan secara resmi dari BPOM dan Dinas Kesehatan setempat. a�?Belum ada himbauan resmi sama sekali,a�? cetusnya.

Dia hanya mendapatkan kabar bahwa Albothyl dilarang dijual lewat media sosial. a�?Kita juga dari pusat belum ada surat resmi untuk mencabut produk itu,a�? bebernya.

Ketika koran ini mencari tahu ke apotek lain di wilayah Pancor,A� A�Albothyl sangat mudah didapatkan. Ketika membeli,A� petugas langsung memberitahukan cara penggunaannya. a�?Obat tersebut harus dicampur dengan air. Karena, jika digunakan langsung berbahaya,a�? kata petugas apotik itu.

Sementara itu, Kasi Farmasi Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Lotim Ebang Yuliastuti mengatakan, Dinas sudah mendapatkan imbauan dari BPOM terkait larangan penjualan obat Albothyl. Namun, sejauh ini mereka belum memberikan himbauan kepada masyarakat. a�?Untuk turun ke lapangan harus menunggu surat dari BPOM,a�? Yuli kemarin (20/2).

Berita Lainnya

Calon Pejabat Mulai Diseleksi

Redaksi LombokPost

Kinerja Dewan Mengecewakan, Pembahasan Raperda Sangat Minim

Redaksi LombokPost

Edukasi Warga lewat Game Android

Redaksi LombokPost

Dikbud Gagalkan Pernikahan Dini Jelang UN

Redaksi LombokPost

Kepala Disnakertrans Paling Diminati

Redaksi LombokPost

Dinsos Usulkan Tambahan 18 Ribu KK Penerima Jadup

Redaksi LombokPost

M Rido Abdillah, Penderita Tumor Ganas di Rahang dan Mata

Redaksi LombokPost

KPU Laksanakan Rekomendasi Bawaslu

Redaksi LombokPost

Ratusan Guru Jadi PPS dan PPK

Redaksi LombokPost