Lombok Post
Politika

Baiq Gita: Terima Kasih Ahyar-Mori

BERI DUKUNGAN: Calon wakil gubernur NTB pendamping TGH Ahyar Abduh, H Mori Hanafi (pakai penutup kepala hadap kamera) saat mendukung langsung utusan NTB dalam LIDA Indosiar di Jakarta, pekan lalu. AMAN for Lombok Post

MATARAM– Nama Baiq Gita tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat Lombok bahkan seluruh NTB. Dia menjadi juara Liga Dangdut Indonesia perwakilan NTB yang ditayangkan di stasiun TV Indosiar.

a�?Alhamdulillah lolos, matur tampiasih (terima kasih,red) yang sudah mendukung,a�? katanya.

Salah satu kebahagiaan terbesarnya adalah ketika H Mori Hanafi, calon wakil gubernur datang langsung untuk menyaksikannya bertanding. Mori yang memang dikenal sangat peduli pada generasi muda membuktikan bahwa dukungannya tak sebatas omong kosong belaka.

a�?Terima kasih Ahyar-Mori,a�? katanya menyanjung pasangan nomor urut dua tersebut.

Di tengah kesibukannya, Mori memang khusus meluangkan waktu. Jauh-jauh ke Jakarta, ia tak datang sekadar menjadi penonton. Ada misi yang dibawa, yakni mengenalkan NTB pada seluruh mayarakat Indonesia. Gendang Beleq dan peresean yang tampil dalam pembuka acara merupakan sumbangsihnya. Tidak hanya itu, ia membawa sejumlah souvenir seperti songket Sasak, Samawa, dan Mbojo. Tak ketinggalan Mori juga membawa mutiara-mutiara Lombok yang sudah termashur keindahannya. Semuanya menjadi rebutan para dewan juri, pertanda apa yang dibawanya memang disukai.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

a�?Ini ikhtiar kami, pasangan nomor dua untuk makin mengenalkan NTB,a�? katanya.

Khusus mengenai acara pencarian bakat tersebut, pendamping TGH Ahyar Abduh itu mengatakan putra dan putri NTB memang patut didukung penuh. Baginya acara seperti Liga Dangdut adalah sebuah ajang positif yang patut mendapat dukungan.

a�?Kita harus terus mendukung para pemuda dan pemudi NTB untuk berkarya,a�? ujarnya.

Mori mengatakan, generasi penerus NTB harus diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif. Bisa terkait olah vokal, musik, seni tari, drama, dan banyak lagi. Prinsipnya adalah mengarahkan mereka pada kegiatan seperti itu adalah langkah maju dalam membangun daerah.

a�?Kalau ada yang bilang ini buang-buang waktu, saya yang pertama marah,a�? katanya.

Mantan wakil ketua DPRD NTB itu membuktikan perkataannya melalui sejumlah aksi nyata. Di dewan, Mori adalah yang paling banyak berurusan dengan anak-anak muda. Beberapa waktu lalu, ia menerima langsung Nickson Damara Gosal, pemuda NTB yang berprestrasi hingga tingkat dunia dalam bidang basket. Dia adalah MPV DBL 2017 dan tergabung dalam timnas FIBA 3×3 di Cina, 2017 lalu.

a�?Yang paling membanggakan, tahun ini dia ke Amerika setelah lulus DBL Camp. Teruslah berprestasi untuk NTB,a�? katanya.

Politisi Gerindra itu meyakini, banyak bakat-bakat terpendam lainnya di NTB. Kini tinggal menanti kemauan pemimpin untuk mendukung, memfasilitasi, dan mengarahkan. Bersama TGH Ahyar Abduh dia berjanji melakukan hal itu. Jika terpilih, mereka akan meluangkan waktu khusus setiap pekannya untuk membahas masalah-masalah anak muda NTB.

Terkait hal itu, Ahyar sebenanrya sudah lama melakukannya. Di Mataram, daerah yang dipimpinnya, anak muda adalah salah satu fokus utama pembangunan. Ahyar selama dua periode, bahkan sejak masih menjabat wakil wali kota, dan anggota dewan sebelumnya juga menunjukkan keseriusannya. Misalnya, dari segi pendidikan, ia terbukti berhasil menciptakan pendidikan merata dengan level yang tinggi di Mataram. Kini, daerah ini bahkan juga dijuluki kota pendidikan, dan jadi rujukan sembilan daerah otonom lainnya di NTB. Dari segi fasilitas untuk anak muda, Ahyar menciptakan banyak ruang terbuka untuk membebaskan interaksi positif. Ada Taman Udayana, Taman Sangkareang, hingga eks Pelabuhan Ampenan yang kini menjelma menjadi kawasan favorit anak muda.

a�?Kita bisa saja mengklaim diri sebagai masa kini, tapi anak-anak kita adalah masa datang,a�?kata Ahyar.

Sosok yang sangat paham agama itu juga tak melupakan norma pengikat. Nilai budaya dan agama menjadi benteng yang dipasangnya di Mataram. Sehingga kemajuan anak-anak muda berbanding lurus dengan etika dan nilai-nilai yang ada. Jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, keduanya berjanji menjalankan apa yang sudah dilakukan itu di level provinsi. Artinya akan makin banyak ruang untuk anak muda berkreasi.

a�?Sekali lagi, mereka ini masa depan kita,a�? ujarnya. (yuk/r4/*)

Berita Lainnya

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost