Lombok Post
Kriminal

Polisi Kantongi Nama Penerima Ganja Aceh

KURIR GANJA: Polisi menangkap tiga orang yang diduga sebagai kurir ganja. Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan daun ganja kering sebesar 2,3 kilogram. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Polisi terus menelusuri jaringan tiga tersangka penerima ganja seberat 2,3 kilogram. Keterangan yang diberikan pelaku dengan inisial FH, LS, dan AA akan dihimpun guna mengungkap siapa dibalik mereka.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, pihaknya sudah mengantongi informasi siapa penerima barang, selain ketika tersangka. Hanya saja, nama yang disebutkan pelaku diduga merupakan nama samaran.

“Penerimanya ada lagi. Mereka disuruh ambil dan diminta membawa barang itu ke Gili Air sana,” kata Muhammad.

Karena itu, penyidik masih memperdalam keterangan tersangka. Memperjelas informasi terkait nama yang diduga akan menerima barang haram tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

“Itu kita dalami lagi, biar jelas. Kalau sudah terang, bisa kita lakukan penindakan,” ujarnya.

Pelaku dengan inisial FH, 30 tahun; LS, 26 tahun; dan AA, 23 tahun kedapatan membawa 2,3 kilogram daun ganja kering. Ketiganya diduga sebagai kurir narkotika yang berhasil dibekuk tim Satresnarkoba Polres Mataram, awal pekan ini.

Penangkapan mereka dilakukan polisi di salah satu kantor ekspedisi, Jalan Bung Karno, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram. Mereka diringkus saat mengambil kardus berisi ganja di TKP.

Ganja yang diambil pelaku merupakan kiriman seseorang dari Aceh. Barang haram tersebut dikirim ke Lombok dengan penerimanya pelaku berinisial FH.

Petugas mendapatkan informasi akan masuknya barang haram tersebut ke Kota Mataram. Kata Muhammad, informasi tersebut menyebutkan bahwa pelaku FH yang merupakan residivis kasus narkoba, akan mendapat kiriman ganja.

Dari sana, petugas melakukan penyelidikan. Hingga didapatkan informasi bahwa benar FH kerap menerima paketan narkotika dari Aceh dengan menggunakan jasa pengiriman.

Selanjutnya, setelah memastikan bahwa FH akan menerima ganja, tim melakukan pengintaian. Sekitar pukul 22.00 Wita, petugas melihat FH di TKP. Ketika itu, pelaku turun dan mengambil satu kardus dari dalam kantor jasa pengiriman.

Tim Satresnarkoba bergerak cepat. Mereka langsung meringkus pelaku bersama dua rekannya yang ikut mengambil. Untuk memastikan dugaan polisi, mereka membongkar isi kardus.

a�?Setelah pemeriksaan, di dalamnya ada dua bungkus kopi bubuk yang ternyata berisi ganja seberat 2301 gram atau sekitar 2,3 kilogram,a�? beber Muhammad.

Lebih lanjut, kata Muhammad, dari interogasi ketiga pelaku, mereka mengakui jika barang tersebut merupakan miliknya. Ganja juga benar dikirim dari Aceh untuk didistribusikan ke Gili Air, di Lombok Utara.(dit/r2)

Berita Lainnya

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost