Lombok Post
Headline Politika

Ahyar-Mori Pilihan Terbaik untuk NTB

DEKLARASI: Prabowo Subianto (tengah, Red), Mori Hanafi (ketiga dari kiri, Red), dan Ahyar Abduh (kedua dari Kanan, Red) menyapa pendukungnya di Lapangan Masbagik, Lombok Timur, kemarin (1/10).

MATARAM– Pilihan H Prabowo Subianto yang akhirnya dijatuhkan pada TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi bukan tanpa alasan. Sang Ketua Umum Gerindra sudah menimbang dengan sangat matang sebelum akhirnya paket nomor urut dua tersebut yang akhirnya dipilih.

“Mereka yang terbaik untuk NTB,” kata Prabowo dalam deklarasi di Masbagik, Lombok Timur, beberapa waktu lalu.

Jika ditanya alasan, dia bisa menjabarkan segudang penjelasan. Secara sederhana, soal kemampuan Ahyar, bisa dilihat dari hasilnya memimpin ibu kota NTB. Sebagai wali Kota Mataram dua periode, Ahyar mampu menjadikan daerah itu yang termaju ketimbang daerah lainnya.

Dari segi ekonomi, Mataram adalah yang paling kuat di NTB. Kemiskinan terendah, pertumbuhan ekonomi melesat, lapangan kerja terus bertambah, investor berdatangan, pariwisata menggeliat. Perputaran uang juga sangat baik di sana.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

“Sejahterakan rakyat, itu pesan saya untuk Ahyar dan Mori,” ucap Prabowo yang langsung disanggupi keduanya.

Dari segi pendidikan, pendidikan Mataram adalah barometer di provinsi ini. Semuanya lengkap di ibu kota, dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Dibandingkan daerah lain, angka putus sekolah di Mataram sangat minim. Semua bebas memilih sekolah terbaik, bahkan yang tak mampu difasilitasi.

Dari segi kesehatan, Mataram memiliki rumah sakit pemerintah terbaik. Rumah sakit swasta juga tak dilarang untuk tumbuh. Puskesmas di seantero Mataram juga dilengkapi fasilitas terbaik. Semua itu demi menjamin terpenuhinya hajat hidup masyarakat.

Dari segi pemerintahan, Ahyar memberi contoh terkait tata kelola birokrasi yang baik. Semua serba transparan. Pekerjaan dilakukan dengan target yang jelas. Pelayanan masyarakat juga menggunakan standar baku yang tepat. Konsep good and clean governance diaplikasikan sempurna. Semua demi rakyat.

Tangan dingin Ahyar mampu membuat Mataram menjadi jantung NTB. Jalan-jalan terbangun mulus, bahkan hingga gang-gang sempit. Pedagang kecil bebas berusaha, pengusaha besar juga dijaga.

Di saat bersamaan, dengan kemajuan itu, Ahyar tak lupa pada norma. Dia menyelipkan kata berbudaya dalam moto Mataram. Pagar itu menjadi pelengkap Mataram yang maju dan religius. Oleh Ahyar, Mataram dibuat maju, namun nilai agama tak ditinggalkan. Nilai budaya juga dijaga, ketiganya dipadukan dalam sebuah harmoni.

“Orang-orang baik dan hebat harus kita dukung, agar daerah ini makin maju,” pekik Prabowo kala itu.

Saat menyatakan dukungannya pada Ahyar-Mori, Prabowo sudah berpikir panjang. Dia lama merenung, menimbang, mana yang terbaik untuk masyarakat NTB. Hasil pemikiran itu, Ahyar-Mori yang terbaik. Sehingga seharusnya masyarakat Sasak, Samawa, Mbojo tak ragu mencoblos nomor dua.

Pemilihan gubernur bukanlah soal memilih berdasar daerah kelahiran, daerah tempat tinggal, apalagi berdasar suku. Konsep demokrasi adalah meletakkan kekuasaan di tangan rakyat. Namun rakyat harus jeli. Tak boleh terpengaruh hanya karena isu kedaerahan semata. Namun memilih yang terbaik, yakni Ahyar-Mori.

“Nasibmu di tangamu sendiri, pilih Ahyar dan Mori,” pekik Prabowo.

Dia meminta para pendukungnya dalam pilpres terdahulu tak ragu mengalihkan dukungan pada dwi tunggal Ahyar-Mori. Mereka adalah paket komplet yang paling mampu membawa NTB maju mengejar ketertinggalan.

“Mori ini kader Gerindra, saya kenal betul,” ucapnya.

Mewakili sosok muda, energick, dan berpandangan luas, Mori adalah pelengkap untuk menjawab tantangan zaman. Dialah jawaban atas harapan anak-anak muda yang ingin pemimpin yang bisa mengerti mereka. “Ini paket lengkap, saya mendukung mereka,” tegasnya. (yuk/r4/*)

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost