Lombok Post
Metropolis

Gerbang Mewah Itu Tuntas Tahun Ini

BAKAL INDAH: Pondasi Mataram Metro, sudah terlihat di antara pagar proyek di bundaran lingkar selatan. Tahun ini pemerintah menggelontorkan Rp 1,5 miliar untuk melanjutkan proyek itu. LALU MOHAMMAD/LOMBOK POST

MATARAM-Gengsi Kota Mataram bakal naik. Sebuah gerbang mewah dan megah ditargetkan tuntas tahun ini. Pemerintah kota ingin segera menyelesaikan pembangunan gerbang yang berada di selatan Monumen Mataram Metro tersebut.

a�?Kita sudah siapkan Rp 6 miliar,a�? kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H Mahmuddin Tura.

Berbeda dengan gerbang tersebut, Monumen Mataram Metro yang DED-nya juga desainnya tak kalah monumental, cuma kebagian jatah Rp 1,5 miliar. Rencana ini sedikit berubah dengan sekenario awal. Di mana monumen dan pintu gerbang sedianya akan dikerjakan bersama-sama.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

a�?Jadi kita sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Kita ingin pintu gerbangnya lebih dulu tuntas, sedangkan monumen disiapkan anggaran Rp 1,5 miliar,a�? jelasnya.

Rupanya pemilihan untuk menuntaskan gerbang tidak lepas dari posisi dan kebutuhan anggaran. Gerbang ikonik kota yang rencanannya berbentuk tudung saji itu berada di bagian paling depan. Anggaran yang dibutuhkan pun jauh berbeda dengan Monumen Mataram Metro yang diprediksi akan menelan anggaran Rp 20 miliar.

Pintu gerbang diharapkan bisa lebih cepat menyambut tamu-tamu dari luar kota. Bagi yang datang untuk urusan bisnis, kantor, atau sekedar menghabiskan waktu liburan. Dua proyek ini akan dikirim ke bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Mataram. Setelah sebelumnya telah dilakukan penyesuaian harga material untuk tahun 2018.

a�?Untuk ditender,a�? ujarnya.

Menariknya Tura menjanjikan realisasi anggaran dan fisik bisa sesuai target tahun anggaran ini. Tanpa aksi kejar tayang seperti beberapa proyek yang ditangani PUPR tahun anggaran lalu.

a�?Kita target, Bulan Februari semua proses tender untuk proyek yang ditangani PUPR sudah dilelang,a�? harapnya.

Ia mengaku, punya strategi agar rencananya bisa sesuai harapan. Yakni dengan mengirimkan dokumen konsultan terlebih dahulu. Proses penelaahan dokumen ini memang butuh lebih lama, dibanding dokumen pengerjaan fisik.

a�?Ya ini memang butuh waktu lebih panjang, jadi ini akan lebih dahulu kita kirim,a�? ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, juga telah mewanti-wanti agar tidak ada lagi proyek atau program kejar tayang. Semua kepala OPD diminta secara ketat mengawasi kerja bawahannya, menuntaskan berbagai dokumen administrasi yang diperlukan sebelum tender.

a�?Jangan lagi ada proyek yang kejar tayang!a�? tegas Mohan.

Mohan rupanya gerah, banyak proyek di tahun anggaran 2017 yang molor. Salah satunya yang sempat terpantau molor yakni Monumen Mataram Metro yang merupakan satu kesatuan dengan gerbang, sebagai pembuka wajah kota di lingkar selatan.A� (zad/r3)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost