Lombok Post
Politika

Markas Pemenangan Zul-Rohmi Masih Terkendala Listrik

SEPI: Rumah pemenangan Zul-Rohmi di persimpangan Jalan Bung Hatta dan Jalan Jenderal Sudirman yang tampak sepi, kemarin. Ivan/Lombok Post

MATARAM– Rumah pemenangan pasangan Dr H Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) hingga kini belum bisa dimaksimalkan penggunaannya. Lombok Post yang beberapa hari terakhir coba menyambangi mendapati tak banyak aktivitas berarti di tempat yang berlokasi di persimpangan antara Jalan Bung Hatta dan Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

a�?Masih ada kendala listrik,a�? kata M Nashib Ikroman, tim pemenangan Zul-Rohmi.

Karena itulah lokasi tersebut lebih sering sepi. Namun kendati demikian, bukan berarti pergerakan pasangan nomor urut tiga lantas terganggu. Tim yang dibentuk terus bergerak menyapa masyarakat. Utamanya, tim inti yang langsung membawa Zul dan Rohmi. Dalam satu hari, minimal lima lokasi dikunjungi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

a�?Sampai dengan jumlah maksimal tidak terbatas,a�? katanya.

Ya, tak terbatas. Dengan pola gerilya, mendatangi satu titik, diskusi singkat sekitar 30 menit, dusun yang bisa disambangi dalam satu hari bisa mencapai belasan bahkan puluhan. Serupa dengan Zul-Rohmi, calon lain juga terus melakukan pergerakan. Namun soal urusan rumah pemenangan mereka tampak lebih siap. Di markas pemenangan TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi, setiap harinya selalu ada aktivitas layaknya sebuah kantor.

Tempat itu dinamakan Rumah Juang, untuk memacu semangat pemenangan. Di sana, Mori kerap memimpin langsung rapat-rapat tim pemenangan. Diskusi hangat, pengaturan strategi, membahas kondisi terkini rutin dilakukan.

a�?Setiap hari selalu ada rapat membahas berbagai hal,a�? kata Mori.

Menurut calon wakil gubernur pasangan nomor urut dua tersebut, keberadaan Rumah Juang di Jalan Langko itu sangat penting sebagai pusat komando pemenangan.

a�?Di sini, kami yang punya misi sama membangun NTB untuk semua berkumpul,a�? ucapnya.

Kondisi serupa juga tampak di markas pemenangan HM Suhaili FT dan HM Amin. Selama masa kampanye, salah satu ruangan Kantor DPD I Golkar NTB Lantai II disulap menjadi markas bersama. Di sana partai pengusung kerap melakukan rapat pemenangan.

a�?Tim inti kumpul di sini,a�? kata Wakil Ketua Tim Pemenangan Suhaili-Amin H Misbach Mulyadi.

Kendati menggunakan kantor Golkar, ia mengatakan tak ada masalah bagi PKB dan Nasdem. Justru karena lokasinya yang sangat strategis, di persimpangan Jalan Bung Karno dan Jalan Sriwijaya, memudahkan konsolidasi.

a�?Kami merancang berbagai hal dari sini,a�? ujarnya.

Tak mau kalah, pasangan HM Ali BD dan TGH L Gede M Ali Wira Sakti bahkan sempat menjadikan Bale Beleq, sebutan rumah pemenangannya sebagai tempat orasi. Sesaat pengambilan nomor urut, Ali mengungkapkan berbagai gagasan, pandangan, serta rencana kerjanya jika terpilih kelak.

a�?Kita berjuang untuk rakyat,a�? katanya dari atas podium.

Di luar itu, markas yang berada di kawasan Karang Baru itu juga selalu ramai oleh tim pemenangan paket perseorangan tersebut. (yuk/r4)

Berita Lainnya

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost

Bawaslu Bersiap Pelototi Kiai Ma’ruf, Ingatkan Tidak Kampanye di Ponpes

Redaksi LombokPost