Headline Metropolis

PLTGMU Lombok Peaker Baru 11 Persen

MATARAM-Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dan Uap (PLTMGU) Lombok Peaker diharapkan selesai tepat waktu. Bila pembangkit dengan kapasitas daya 150 MW itu rampung 2019, maka listrik sistem Lombok akan makin andal.

a�?Jangan sampai tidak tepat waktu,a�? kata Wakil Ketua Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso saat meninjau proyek PLTMGU Lombok Peaker bersama rombongan, kemarin (27/2).

Untuk itu, Komisi VI datang berkunjung untuk memastikan proyek tersebut berjalan lancar dan tepat waktu. Sebab, kehadiran PLTMGU Lombok Peaker sangat vital untuk pasokan kebutuhan listrik Pulau Seribu Masjid terpenuhi.A�Ke depan kebutuhan akan semakin tinggi seiring berkembangnya industri pariwisata Lombok, seperti KEK Mandalika yang sudah beroperasi.

a�?Investor akan masuk kalau kebutuhan listrik betul-betul terpenuhi,a�? kata politisi Golkar itu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”205″ order=”desc”]

Selain itu, dengan tambahan daya, cakupan pelayanan listrik bisa semakin luas ke pelosok-pelosok desa. Bila cakupan semakin luas maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menilai, sejak peletakan batu pertama Oktober 2017, kini sudah tampak progres pembangunan yang signifikan. Bowo berharap, semua kendala dan tantangan mampu diselesaikan dengan baik. Termasuk masalah tata ruang. Baginya, selama itu untuk kepentingan bangsa dan negara, maka semua pihak harus duduk bersama.

a�?Harus mendukung program ini karena apa pun ini bagian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,a�? tandasnya.

Komisi VI yang membidangi perindustrian, perdagangan, koperasi dan UKM, serta BUMN juga datang untuk menggali informasi mengenai kondisi kelistrikan, dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di NTB.A�Selain ke PLTMGU Lombok Peaker, mereka juga meninjau Depo Pertamina Ampenan.

Hadir dalam kunjungan itu, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (JTBN) Djoko R. Abumanan, Kepala Divisi Pengembangan Regional JTBN Paranai Suhafsan, General Manager PLN Wilayah NTB Mukhtar, dan General Manager UIP Nusra Yuyun Mimbar Saputra.

Direktur Bisnis Regional JTBN Djoko R. Abumanan memaparkan, sistem kelistrikan di Regional JTBN dalam keadaan surplus. Khusus untuk sistem Lombok memiliki daya mampu mencapai 242 MW dengan beban puncak sebesar 222 MW, sistem Sumbawa memiliki daya mampu mencapai 58 MW dengan beban puncak sebesar 40 MW, kemudian untuk sistem Bima memiliki daya mampu mencapai 49 MW dengan beban puncak sebesar 43 MW.

a�?NTB memiliki cadangan daya yang cukup,a�? kata Djoko.

Dalam beberapa tahun ke depan, NTB juga akan mendapatkan tambahan pasokan daya dengan beroperasinya pembangkit-pembangkit baru, yaitu PLTMGU Lombok Peaker berkapasitas 150 MW, PLTMG Sumbawa dan PLTMG Bima, masing-masing berkapasitas 50 MW ditargetkan selesai pada akhir 2018.

Untuk PLTMGU Lombok Peaker, ia meminta kontraktor menuntaskannya tepat waktu di 2019. Saat ini progresnya A�sudah mencapai 11,5 persen, sebab mesinnya belum dipasang. Tapi ia yakin proyek senilai Rp 1,6 triliun itu bisa segera rampung.

Terkait belum disahkannya Perda RTRW Kota Mataram, menurutnya tidak masalah. Dengan proyek 35 ribu MW, pemerintah pusat mengeluarkan diskresi yang membolehkan Lombok Peaker dibangun meski daerah belum menyelesaikan Perda RTRW. a�?Karena ini untuk rakyat bukan untuk usaha,a�? tegasnya.

Djoko menambahkan, untuk rasio elektrifikasi (RE), saat ini RE di NTB hingga Januari 2018 telah mencapai 84,74 persen. PLN menargetkan pada akhir 2018 RE di NTB telah mencapai 90 persen dan mencapai 100 persen pada 2020.

Sementara General Manager PLN Wilayah NTB Mukhtar menambahkan, A�Desember 2019 PLTMGU Lombok Peaker sudah beroperasi. Pembangkit itu bisa dioperasikan saat beban puncak, dan kalau sudah lewat beban puncak dimatikan kembali tidak masalah.

a�?Kalau ini beroperasi (kelistrikan) di NTB makin aman,a�? kata Mukhtar.

Ia menambahkan, untuk mempercepat rasio elektrifikasi, PLN akan melistriki dusun-dusun terpencil yang belum berlistrik dengan Program Listrik Desa.A�(ili/r8)

Related posts

Tambora Menyapa Dunia Siap Helat

Iklan Lombok Post

Kemarau Tiba, Warga Soromandi Krisis Air Bersih

Redaksi Lombok Post

Islamic Center Akan Dikelola UPT

Redaksi Lombok Post