Lombok Post
Headline Metropolis

Chamber RSUD Kota Diperiksa Tim MNEK

CEK: Delegasi MNEK 2018 asal Rusia (kanan) melakukan pengecekan ruangan Chamber RSUD Kota Mataram, kemarin (6/3). Ferial/Lombok Post

MATARAM-Keselamatan merupakan prioritas utama. Khususnya bagi peserta penyelaman Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 di Gili Trawangan mendatang. Sejumlah delegasi MNEK 2018 dari beberapa negara melakukan survei ke RSUD Kota Mataram. Survei tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelengkapan medis yang dimiliki rumah sakit tersebut.

a�?Kami datang untuk melakukan survei kesiapan rumah sakit di Kota Mataram,a�? ujar Ketua Tim Survei MNEK 2018 Mayor Laut Aribowo SP, kemarin (6/3).

Ia menuturkan, dirinya mewakili satgas MNEK Jakarta untuk mendampingi seluruh delegasi. Terutama delegasi yang akan melakukan penyelaman di Gili Trawangan Lombok Utara. Mereka datang untuk memeriksa kesiapan RSUD Kota Mataram terhadap kegiatan MNEK mendatang. Terutama terkait penanggulangan apabila terjadi kecelakaan. a�?Mereka mengecek jika terjadi kritis bisa ditanggulangi atau tidak oleh Mataram,a�? sambungnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Ia melanjutkan, delegasi yang melakukan pengecekan berasal dari Amerika, Singapura, Australia, Korea, China, dan Rusia. Keseluruhnya merupakan delegasi dari angkatan laut dari Asia Pasifik. Mereka ingin melihat fasilitas yang dimiliki untuk penanggulangan kecelakaan. Sebab mereka juga membawa tim medis sendiri.

a�?Tapi tidak bawa satu rumah sakit. Mereka juga melihat selain di sini di mana saja yang bisa dilakukan penyelamatan. Misalnya di helikopter medis,a�? jelasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Kota Mataram, dr Emirald Isfihan mengatakan persiapan sudah 100 persen. Pihaknya sudah menyiapkan sesuai dengan tema. Dikarenakan berhubungan dengan laut, maka Chamber menjadi fokus utama yang disiapkan. Selain itu, delegasi yang datang pun juga lebih dahulu memeriksa kesiapan Chamber.

a�?Kita tidak mau sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,a�? akunya.

Sementara terkait pelayanan, Emirald mengatakan pihaknya sudah menyediakan alur pelayanan khusus dari IGD. Jika peserta dalam keadaan gawat darurat akan langsung ditangani IGD. Namun jika hanya memerlukan penanganan Chamber, akan langsung diplot ke ruangan instalasi Chamber.A� RSUD Kota Mataram sendiri mensiagakan 2 orang dokter dan seorang tender.

a�?Kami juga sediakan translator supaya tidak ada salah persepsi bahasa. Salah pemahaman bisa berakibat pada kesalahaan penanganan pasien,a�? jelasnya.

Ia melanjutkan, di IGD juga disiapkan SDM yang kontak langsung dengan tim medis lapangan. SementaraA� di lokasi kegiatan, RSUD Kota Mataram menyediakan ambulan dan tim medis. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dikes untuk lokasi penempatan. Semua unit tim kesehatan juga sudah punya kontak tim medis di lapangan. Termasuk ambulan 119 sebanyak 4 unit juga disiapkan untuk penjemputan. a�?Sehingga saat ada telpon dari sana, kami sudah siapkan di sini,a�? tandasnya. (fer/r5)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost