Lombok Post
Headline Politika

Jangan Abaikan Rakyat Pedalaman, Ali BD Sambangi Warga Dusun Paok Lombok Batu Layar

SENANG “BEGELAMANG”: Calon Gubernur Independen Ali BD didampingi istrinya Hj Supinah Ali menyusuri jalan pegunungan saat menyambangi masyarakat Dusun Paok Lombok di Desa Batu Layar, Lombok Barat, kemarin (6/3). TONI/LOMBOK POST

LOMBOK BARAT-Bersilaturahmi dengan masyarakat yang ada di wilayah pedalaman menjadi salah satu hal yang paling senang dilakukan calon gubernur NTB independen Ali BD. Begitu pula saat ia mendaki gunung kala bertandang ke Dusun Paok Lombok yang ada di Desa Batu Layar Lombok Barat, kemarin (6/3). Ali BD terlihat bersemangat berjalan kaki menyusuri pegunungan didampingi istrinya Hj Supinah Ali.

a�?Saya senang mengunjungi rakyat yang ada di pedalaman. Karena mereka terjaga imannya jauh dari godaan hidup di wilayah perkotaan,a�? kata Ali BD saat disambut sejumlah warga Dusun Paok Lombok. Masyarakat pedalaman dikatakannya lebih terjaga kemurnian jiwanya. Karena terhindar dari segala macam persoalan godaan kehidupan. Khususnya tingkat konsumerisme yang tinggi dan gaya hidup yang ingin serba mewah atau hedonis.

Kedatangan Ali BD ke dusun pedalaman tersebut tidak hanya disambut warga Paok Lombok. Sejumlah warga dari dusun yang ada di wilayah pegunungan di Desa Batu Layar lainnya juga turut menemui Ali BD. Mulai dari Dusun Apit Aik hingga Penanggak. Kampanye dialogis yang dilangsungkan kemarin memang lebih sepi jika dibandingkan dengan kampanye dialogis di sejumlah tempat lainnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Karena memang jumlah kepala keluarga (KK) yang tinggal di lokasi ini tidak banyak. Hanya beberapa ratus saja karena wilayahnya yang terpencil dan penuh dengan keterbatasan. Mulai infrastruktur jalan yang rusak parah hingga kesulitan air bersih menjadi persoalan yang dihadapi warga.

a�?Sabar, jangan salahkan Bupati Lombok Barat, mungkin anggarannya sudah habis atau belum cukup untuk menyentuh wilayah ini,a�? kata Ali BD mengajak warga berpikir positif.

Hanya saja, sejumlah warga ini mengaku sudah beberapa Bupati Lombok Barat maupun Gubernur memimpin NTB silih berganti, namun baru Ali BD yang datang menyambangi mereka.

Sehingga, kepadanya mereka kemudian meluapkan keluh kesah dan harapannya. a�?Sudah tiga bupati dan gubernur yang terpilih tapi belum pernah ada yang menyambangi kami. Lalu kepada siapa kami meminta agar jalan dan keterbatasan air bersih kami diperhatikan,a�? ucap Mohai salah seorang warga.

Warga mengaku, kondisi jalan yang sangat tidak mendukung membuat mereka kesulitan meningkatkan perekonomian. Ditambah, belum adanya sarana fasilitas pendukung air bersih yang memadai membuat warga hanya bisa memanfaatkan sumber mata air seadanya.

Sementara untuk persoalan mencari nafkah, warga mengandalkan hasil perkebunan seperti kelapa, hingga membuat gula dari pohon Aren. a�?Masyarakat pedalaman tidak perlu resah kalaupun kalian selama ini kurang mendapat perhatian. Saya yakin kalian lebih tenang dan jernih berpikir,a�? ujar Ali BD.

Ia mengaku paham betul karakteristik masyarakat pedalaman di pegunungan. Karena ia sudah mengunjungi sejumlah tempat lain yang memiliki karakterisitik sama sepertidi Paok Lombok. Meski dengan keterbatasannya, penghidupan masyarakat di pedalaman menurutnya cukup mendukung.

a�?Saya lihat tadi banyak yang menjual gula aren. Saya pikir ini bagus masyarakat bisa berpikir untuk meningkatkan kualitas hasil perkebunannya,a�? jelasnya.

Masyarakat pedalaman memang diminta Ali BD harus mau berpikir lebih maju untuk meningkatkan hasil produksi mereka. Misalnya saja tanaman ubi. Ali BD meminta warga mengolahnya terlebih dulu untuk menghasilkan nilai jual yang lebih tinggi. Jika dibandingkan langsung dijual.

Begitu juga dengan aren atau yang biasa dikenal a�?pohon naoa�� oleh masyarakat Sasak yang selama ini banyak dibuat menjadi tuak. Ali BD sangat mendukung masyarakat Paok Lombok untuk lebih memilih mengolahnya menjadi gula. a�?Ini namanya masyarakat yang cerdas,a�? pujinya.

Namun terkait keluhan Jalan yang kurang bagus dan keterbatasan sarana air bersih, Ali BD mengaku ini memang harus menjadi perhatian. Tidak hanya oleh bupati melainkan juga menjadi tugas gubernur untuk memantau dan melengkapi pembangunan yang tidak bisa dilakukan bupati.

Namun demikian, Ali BD mengaku kedatangannya tidak ingin menebar janji dengan menjanjikan masyarakat perbaikan jalan dan fasilitas air bersih agar masyarakat memilihnya. Ia hanya menegaskan kehadirannya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Dusun Paok Lombok.

a�?Saya datang ke sini bukan meminta Anda memilih saya. Saya hanya silaturahim. Ketemu dengan Anda saja saya senang,a�? ucap pria yang akrab disapa Amaq Asrul tersebut.

Namun terkait permintaan warga untuk perbaikan jalan dan dukungan fasilitas air bersih dijelaskannya sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk membangun. Sehingga, tanpa perlu diminta, pemerintah wajib membangunkan masyarakatnya.

a�?Tidak boleh menjanji-janjikan. Membangun memang sudah kewajiban, bukan dijanjikan,a�? tegasnya.

Sehingga, Ali BD menegaskan tidak akan menjanjikan apa pun kepada masyarakat Dusun Paok Lombok dan sekitarnya. Ia hanya ingin bersilaturhami dan menyambangi masyarakat yang ada di pedalaman ini. Sambil melihat apa persoalan apa yang dihadapi dan dibutuhkan masyarakat.

a�?Saya tidak ingin dipilih karena memberi janji. Saya ingin dipilih oleh masyarakat yang cerdas dan mengetahui betul bagaimana calon pemimpinnya,a�? pungkasnya. (ton/r8/*)

Berita Lainnya

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Baru Satu Kabupaten Ajukan UMK

Redaksi LombokPost