Kriminal

Polda NTB Canangkan Road Safety

MATARAMa��Ini peringatan bagi pengemudi yang malas menggunakan safety belt atau sabuk pengaman. Jajaran Ditlantas Polda NTB siap memberi tindakan hukum kepada pengendara yang tidak mengenakan alat keselamatan ini.

a�?Penindakan bisa dilakukan selama pelanggaran dianggap cenderung menimbulkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,a�? kata Ditlantas Polda NTB Kombespol Arman Achdiat kepada Lombok Post.

Safe belt sendiri masuk dalam lima potensi yang dianggap menyebabkan terjadinya fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, masalah kecepatan (speed), penggunaan helm (helmet), pengemudi yang mabuk (drink driving) dan penempatan anak yang aman di dalam kendaraan (child restrain) jugaA� menjadi bagian di dalamnya.

Arman memaparkan sebagai tindak lanjut program Road SafetyA�atau keselamatan berlalu lintas jajarannya akan lebih mengintensifkan pengawasan terhadap lima potensi masalah tersebut. Imbauan dan sosialisasi terus dilakukan ke pengguna jalan. Pencanangan Road Safety di wilayah hukum Polda NTB dijadwalkan dilaksanakan, Senin (9/3) mendatang.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

a�?Nanti Pak Kapolda langsung yang akan melakukan pencanangan aksi Road Safety,a�? katanya.

A�Road Safety merupakan amanat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Yaitu dalam meningkatkan kualitas keselamatan, menurunkan tingkat fatalitas korban dan membangun budaya berlalu lintas, serta mencanangkan program dekade aksi keselamatan.

Di hari yang sama, pencanangan Road Safety yang merupakan program nasional Korlantas Polri juga akan dirangkai dengan beberapa kegiatan. Polda NTB akan melakukan kampanye keselamatan berlalu lintas di Atrium Lombok Epicentrum Mal.

A�A�A�A�A�A�A� Ada juga lomba mewarnai yang diikuti sekitar 400 siswa PAUD/TK se-Pulau Lombok dan lomba polisi cilik (Pocil). Melalui kegiatan tersebut, anak-anak akan diedukasi tentang tata cara dan etika berlalu lintas. Rambu-rambu lalu lintas juga ikut dikenalkan ke para peserta.

a�?Kami ingin lebih mendekatkan polisi lalu lintas (polantas) dengan anak-anak. Jadi mereka tidak takut lagi dengan polisi,a�? kata Arman.

Bukan hanya itu, tim dari Ditlantas juga kerap keluar masuk ponpes untuk mengkampanyekan hal serupa. Mengisi kuliah umum di kampus juga masuk dari agenda kegiatan mereka.

Arman menambahkan, pihaknya juga tidak pernah bosan memberi pemahaman kepada masyarakat untuk membudayakan tertib berlalu lintas. Salah satunya memanfaatkan kecanggihan perangkat teknologi melalui media sosial. Pesan-pesan pendek yang menghibur rutin disajikan mereka di laman resmi Ditlantas.

a�?Kami juga menggiatkan kampanye langsung di lokasi-lokasi yang banyak terjadi pelanggaran,a�? tandasnya. (ida/r2)

Related posts

Jejak Tiga Begal Terendus

Iklan Lombok Post

Polisi Usut Dugaan Korupsi DPRD Dompu

Redaksi Lombok Post

Rachel Bilang Gara-Gara Kesejahteraan

Redaksi Lombok Post