Lombok Post
Headline Politika

Hidupkan Koperasi Nelayan, Ali BD Tegaskan Nelayan Harus Sejahtera

PEMIMPIN HARAPAN NELAYAN: Calon gubernur NTB independen Ali BD bersilaturahmi dengan para nelayan di Lembar, Lombok Barat, tadi malam (4/4). TONI/LOMBOK POST

LOMBOK BARAT-Kedekatan calon gubernur NTB independen Ali BD dengan masyarakat kalangan bawah tak sekadar pencitraan. Masyarakat tahu bagaimana ia menempatkan diri hadir di tengah masyarakat kecil sebelum ia menjabat kepala daerah ataupun setelah ia menjabat bupati dua periode di Lombok Timur. Ali BD selalu berada di tengah-tengah masyarakat kecil seperti petani, pedagang kecil, hingga para nelayan.

Tadi malam (4/4), pria yang akrab disapa Amaq Asrul tersebut menyambangi ratusan nelayan yang ada di Lembar, Lombok Barat, untuk menjalin silaturahmi dan menyerap aspirasi mereka. Para nelayan begitu antusias dan menaruh harapan besar pada satu-satunya figur calon gubernur independen yang maju diusung rakyat bukan partai tersebut.

Sejumlah nelayan tanpa ragu menyampaikan keluh kesahnya kepada Ali BD. Dengan harapan, saat terpilih nanti menjadi Gubernur NTB, Ali BD bisa menjawab apa yang selama ini menjadi kesulitan yang dihadapi para nelayan. Mulai dari masalah sarana prasarana untuk menangkap ikan, impitan ekonomi ketika cuaca tak mendukung, hingga masalah asuransi menjadi sejumlah persoalan yang dihadapi para nelayan yang ada di Lembar.

Dengan aspirasi para nelayan yang hidup dalam kondisi memprihatinkan ini, Ali BD pun memaparkan sejumlah program yang ia siapkan untuk membantu para nelayan. Ditegaskannya, pemerintah harus serius memerhatikan nelayan.

a�?Karena mereka tidak punya lahan kecuali laut. Sehingga wajib mereka diperhatikan. Termasuk asuransinya diutamakan,a�? tegasnya.

Di Lotim Ali BD mengatakan lebih 2.000 nelayan telah diasuransikan. Karena asuransi nelayan sangat penting dan banyak yang sudah merasakan manfaatnya di Lotim. Mengingat pekerjaan sebagai nelayan berjuang di tengah hamparan laut luas sangat berisiko. Sehingga sangat penting ditegaskan Amaq Asrul untuk diperhatikan.

a�?Disamping dianggarkan oleh pemerintah provinsi terkait aspek kesejahteraan nelayan itu,a�? cetusnya.

Karena, dari penuturan nelayan, perhatian aspek ekonomi kesejahteraan nelayan dari pemerintah belum maksimal. Pembangunan selama ini berlangsung secara global tanpa menyentuh lebih dalam kepada persoalan yang dihadapi nelayan.

Sehingga, meskipun asuransi dikatakan Ali BD merupakan program pusat, tetapi harus ada tekanan dari pemerintah provinsi agar nelayan yang ada di NTB bisa mendapatkan asuransi.

a�?Bukankah pemerintah provinsi itu wakil dari pemerintah pusat.A� Jadi mereka harus menyambung harapan nelayan kepada pemerintah pusat,a�? ujar pria yang dikenal sebagai Sang Pendobrak tersebut.

Tidak hanya persoalan asuransi. Pemerintah provinsi diminta Ali BD juga memerhatikan banyak aspek. Salah satunya yakni menghidupkan koperasi nelayan. Ali BD sangat setuju koperasi nelayan dihidupkan. Karena sifat ekonomi nelayan tradisional itu dijelaskannya fluktuatif. Sangat tergantung pada musim dan kondisi cuaca. Berbeda dengan nelayan modern.

Itulah kemudian yang membuat keberadaan koperasi nelayan menurutnya sangat penting. Agar kesulitan nelayan ketika musim dan kondisi cuaca tidak mendukung mereka pergi melaut menangkap ikan bisa teratasi.

a�?Makanya pemerintah harus menyediakan modal untuk koperasi nelayan. Tidak bisa kita menyuruh saja, karena mereka tidak punya kemampuan dan tidak punya pengalaman. Jadi harus ada asistensi yang nyata dari pemerintah,a�? paparnya.

Namun dari penyampaian para nelayan yang ada di Lembar, Ali BD mengatakan mereka sudah mengetahui jalan untuk mengatasi persoalan yang dihadapinya. Khususnya ketika musim dan kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk mereka melaut menangkap ikan.

a�?Banyak yang menjadi buruh di gudang-gudang, tetapi tidak semuanya bisa ditampung. Sehingga kehadiran koperasi nelayan ini memungkinkan para nelayan bisa meminjam biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama keadaan cuaca tidak bagus. Itu gunanya koperasi,a�? runut pria ini kepada wartawan.

Pembentukan koperasi nelayan juga telah Ali BD terapkan di Lombok Timur. Sehingga ke depan, saat mendapat amanah menjadi Gubernur NTB, ia mengaku siap menerapkan apa yang sudah dilakukannya di Lotim ke tingkat provinsi. a�?Bahkan puluhan tahun lalu sekitaran 1974 sudah saya terapkan (koperasi nelayan, Red). Di Pondok Perasi Mataram, di Lombok Utara, itu cukup bagus membantu nelayan,a�? tuturnya.

Sehingga ia meminta para nelayan di Lembar untuk bekerja sungguh-sungguh menekuni pekerjaan mereka. Tetap istiqomah dan dengan program pemerintah harus terus berupaya meningkatkan kesejahteraannya. Tidak lantas kemudian menganggap pekerjaan sebagai nelayan adalah pekerjaan sambilan atau menganggap pekerjaan ini tidak menjanjikan.

a�?Banyak nelayan Indonesia menjadi pengekspor ikan dan menjadi miliarder. Tidak selalu nelayan itu dia miskin. Cuma yang miskin ini harus mendapat perhatian pemerintah,a�? sambungnya.

Sehingga, selain meminta para nelayan untuk bekerja keras Ali BD juga berharap para nelayan terus meningkatkan kapasitasnya. Baik dalam mengelola penghasilan mereka sebagai nelayan maupun meningkatkan kualitas menjadi nelayan modern yang memanfaatkan teknologi untuk mempermudah mereka menangkap ikan. (ton/r8/*)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost